7 Istilah dalam Icip Kopi, Ada Acidity dan Aftertaste

Kompas.com - 27/09/2020, 20:08 WIB
Ilustrasi barista menyeduh kopi. SHUTTERSTOCK/MAVOIlustrasi barista menyeduh kopi.

KOMPAS.com - Setiap varietas kopi mempunyai ciri khas rasa dan aroma. Cara mengetahuinya adalah dengan coffee cupping.

Coffee cupping merupakan istilah untuk proses mencicipi kopi. Pada langkah ini akan diketahui rasa dan aroma kopi yang diseduh.

Apabila kamu hendak melakukan coffee cupping, kenali dulu istilah yang kerap muncul saat mencicipi kopi. Berikut Kompas.com rangkum 7 istilah yang patut kamu ketahui.

Baca juga: Acidity, Aftertaste dan Aneka Istilah dalam Mencicipi Kopi

1. Fragrance

Saat mencium kopi bubuk, kamu akan mencium suatu bau. Itulah yang dinamakan fragrance, bau kopi bubuk sebelum diseduh.

Bau kopi bubuk bisa beragam misalnya buah, rempah, kayu, rumput, bahkan tanah.

2. Aroma

Ilustrasi barista sedang coffee cupping. Mereka mencium aroma kopi setelah diseduh. SHUTTERSTOCK/MAVO Ilustrasi barista sedang coffee cupping. Mereka mencium aroma kopi setelah diseduh.

Setelah kopi diseduh, kamu juga akan mencium bau. Hal ini disebut aroma. Walaupun berasal dari kopi yang sama, tetapi fragrance dan aroma bisa saja berbeda.

Bau yang kamu cium pada kopi bubuk belum tentu akan muncul setelah kopi diseduh.

3. Acidity

Istilah dalam mencicipi kopi selanjutnya adalah acidity. Artinya tingkat keasaman.

Barista kerap menggunakan istilah acidity daripada tingkat keasaman. Pasalnya kata 'asam' dianggap tidak enak, walaupun bukan seperti itu maksudnya.

Terdapat 3 kategori acidity yaitu rendah, medium, dan tinggi.

4. Flavor

Ilustrasi Coffee Tasters Flavor Wheel. SHUTTERSTOCK/KRISTINA SOROKINA Ilustrasi Coffee Tasters Flavor Wheel.

Flavor adalah perpaduan rasa dan bau. Dalam dunia perkopian terdapat Coffee Taster's Flavor Wheel atau roda rasa.

Menurut Specialty Coffee Association, roda rasa ini berisi rasa dasar dan aromatik murni. Rasa dasar hanya bisa dirasakan oleh lidah, sedangkan aromatik murni merupakan hal yang hanya dapat dicium oleh hidung.

Roda rasa ini dapat menjadi acuan atau panduan saat coffee cupping.

 

5. Slurp

Cara mencicipi kopi adalah dengan diseruput atau slurp. Langkah ini penting supaya kopi mengenai seluruh bagian mulut. Mulai dari ujung sampai pangkal sekaligus sisi kiri dan kanan.

Ilustrasi barista sedang mencicipi kopi dalam coffee cupping. SHUTTERSTOCK/STOCKPHOTOVIDEO Ilustrasi barista sedang mencicipi kopi dalam coffee cupping.

6. Body

Body adalah tekstur kekentalan kopi. Misalnya teksturnya seperti susu, teh, atau air mineral. Kopi dengan body ringan biasanya mudah ditelah, layaknya minum air mineral.

7. Aftertaste

Istilah dalam mencicipi kopi berikutnya disebut aftertaste. Istilah ini mengacu pada rasa yang tertinggal dalam mulut setelah minum kopi.

Misalnya ada rasa lengket atau sedikit tertinggal di tenggorokan. Bisa juga clean alias tidak ada rasa yang tertinggal di tenggorokan.

Selain memahami istilah dalam mencicipi kopi, perlu diketahui juga bahwa tidak ada salah benar dalam merasakan kopi. Terutama dalam menentukan fragrance, aroma, dan flavor.

Contohnya, kamu dapat mencium bau kopi seperti wangi jeruk. Namun orang lain bisa jadi mencium aroma wangi rempah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X