Kompas.com - 24/09/2020, 21:09 WIB
Museum Samudera Raksa, komplek Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Sabtu (17/6/2018) KOMPAS.com/IKA FITRIANA Museum Samudera Raksa, komplek Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Sabtu (17/6/2018)


KOMPAS.com – Frasa "nenek moyang kita seorang pelaut" rasanya begitu tepat digunakan.

Pasalnya, di Candi Borobudur yang telah ada sejak abad kesembilan terdapat relief yang menggambarkan kapal laut megah.

Relief tersebut tepatnya terletak di lantai ketiga candi, panel ke-88. Di sana, tergambar jelas sebuah kapal layar megah tradisional yang dikelilingi gambar banyak orang.

Baca juga: Sejarah Jalur Rempah di Indonesia, Pengaruh Angin Monsun

“Kenapa ada sebuah kapal di dalam rangkaian relief Candi Borobudur ini?" kata Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur (TWC), Prambanan, dan Ratu Boko, Edy Setijono.

"Satu hal yang bisa kita pelajari bahwa di abad ke-7 dan ke-8 ada sebuah moda transportasi yang mempunyai arti penting bagi bangsa kita, yaitu kapal,” lanjut Edy.

Edy saat itu menjadi salah satu pembicara dalam webinar "International Forum on Spice Route 2020" sesi Warisan Laut Nusantara, Rabu (23/9/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adanya relief kapal di Candi Borbobudur kemudian menarik perhatian seorang mahasiswa peneliti asal Inggris, Philip Beale.

Ia sedang melakukan penelitian tentang kapal-kapal tradisional di Indonesia pada 1982.

Relief yang menunjukkan gambar kapal kayu di Candi BorobudurDok. Webinar International Forum on Spice Route Relief yang menunjukkan gambar kapal kayu di Candi Borobudur

Philip menganggap figur kapal tradisional yang ada pada relief ini begitu menarik. Ia akhirnya berusaha untuk mewujudkan replika dari kapal yang ada pada relief candi.

Pada akhirnya ia berhasil meminta bantuan seorang pembuat kapal tradisional bernama As’ad Abdullah yang tinggal di Pulau Pagerungan Kecil, Madura.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.