Kompas.com - 24/09/2020, 19:07 WIB
Ilustrasi pala bubuk Dok. ShutterstockIlustrasi pala bubuk


KOMPAS.com – Wilayah di Asia Tenggara punya persaingan kuat satu sama lain dalam hal perdagangan rempah.

Khususnya yang dilewati jalur perdagangan rempah utara-selatan atau pun timur-barat pada masa pra-kolonialisme.

Namun kondisi tersebut berubah setelah Eropa yang diawali Portugis dan Spanyol sampai ke Asia Tenggara pada abad ke-16.

Baca juga: Sejarah Jalur Rempah di Indonesia, Pengaruh Angin Monsun

“Mungkin ini tidak terlalu ditekankan di catatan sejarah, tapi apa yang sebenarnya dilakukan Spanyol kala itu adalah memotong dan mengambil untung dari jaringan perdagangan Islam yang mereka lihat ketika sampai di Asia Tenggara,” kata Ariel C. Lopez, Ph.D., dari Asian Center, University of the Philipines.

Ariel adalah salah satu pembicara dalam webinar International Forum on Spice Route 2020 sesi Spice Route: A Southeast Asian Perspective, Selasa (22/9/2020).

“Mereka tahu bahwa tanpa jalur perdagangan yang ada di semenanjung Filipina dengan pihak seperti Manila, Mindoro, dan Sulu ini mereka tidak akan selamat,” lanjutnya.

Baca juga: Filipina Berperan Penting pada Jalur Rempah Nusantara, Terutama 4 Daerah Ini

Maka dari itu Spanyol kala itu memutuskan untuk memotong dan menghancurkan koneksi antara Filipina dengan Indonesia dan China.

Tujuannya tak lain untuk mencapai agenda kolonialisme yang mereka bawa.

Titik yang diserang Spanyol ketika ingin melakukan monopoli rempah di jalur rempah Utara-SelatanDok. International Forum on Spice Route 2020 Titik yang diserang Spanyol ketika ingin melakukan monopoli rempah di jalur rempah Utara-Selatan

Aksi kolonialisme Spanyol

Ariel menjelaskan, hal pertama yang dilakukan oleh Spanyol adalah menaklukan wilayah-wilayah Islam dengan pelabuhan komersial besar di jalur perdagangan rempah.

Pertama mereka menaklukan Mindoro pada 1570 untuk memberikan akses bebas ke Manila.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X