PSBB Jakarta, Perhatikan Panduan Layanan Pesan Antar Makanan dari BPOM

Kompas.com - 14/09/2020, 12:38 WIB
Ilustrasi layanan pesan antar makanan. Dok. Shutterstock/Yuriy GolubIlustrasi layanan pesan antar makanan.

KOMPAS.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jakarta mulai diterapkan hari ini (14/9/2020).

Pada masa ini, restoran/ rumah makan/ kafe dan usaha sejenis harus membatasi layanan hanya untuk dibawa pulang secara langsung (take away), melalui pemesanan daring, dan atau dengan fasilitas telepon/ layanan antar.

Baca juga: Makan di Area Restoran Dilarang, 9 Aturan untuk Restoran dan Warung Makan di Jakarta Selama PSBB

Sistem layanan pesan antar makanan untuk pemilik usaha kuliner pun telah diterapkan melalui Pedoman Produksi dan Distribusi Pangan Olahan Pada Masa Status Darurat Kesehatan COVID-19 di Indonesia yang diterbitkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melalui laman resminya.

Menurut BPOM, pelaku usaha ritel pangan dapat mengantarkan pesanan makanan oleh pihaknya sendiri atau menggunakan pihak ketiga.

Pedoman layanan pesan antar makanan oleh pihak usaha pangan

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan apabila pesananan makanan dilakukan sendiri oleh pihak usaha pangan:

  1. Menjamin kondisi setiap kemasan pangan yang dipesan tetap utuh dan tidak rusak selama pengiriman hingga sampai pada penerima.
  2. Pangan dikemas dengan kemasan yang baik/aman dan tertutup sehingga mencegah kontaminasi dan menjamin keamanan pangan.
  3. Menjaga kondisi pengiriman (misalnya suhu dan pelindung buble wrap) sesuai dengan karakteristik produk pangannya seperti pangan beku, pangan yang mudah hancur.
  4. Memastikan sarana pengantaran pangan yang akan digunakan dalam kondisi bersih dan aman digunakan.
  5. Petugas pengirim harus menerapkan higiene personel serta menggunakan APD yang sesuai, sekurang-kurangnya menggunakan masker dan sarung tangan.
  6. Setiap akan melakukan pengiriman, petugas pengiriman harus dicek kondisi kesehatannya.
  7. Memastikan tersedia panduan pencegahan Covid-19 bagi pengemudi dan dipahami oleh pengemudi.

Pengantaran pesanan Gofood oleh mitra driver Gojek dapat dilakukan tanpa kontak fisik mengacu pada imbauan physical distancing.Dok Humas Gojek Pengantaran pesanan Gofood oleh mitra driver Gojek dapat dilakukan tanpa kontak fisik mengacu pada imbauan physical distancing.

Pedoman layanan pesan antar makanan oleh pihak ketiga

Perhatikan hal berikut apabila layanan pesan antar makanan dilakukan oleh pihak ketiga:

  1. Melakukan pengecekan suhu tubuh petugas dari pihak ketiga yang akan mengambil pesanan.
  2. Mengingatkan petugas dari pihak ketiga untuk menggunakan APD yang sesuai, minimal masker dan sarung tangan dan menerapkan higiene personel.
  3. Mengontrol jumlah petugas dari pihak ketiga yang akan mengambil pesanan.
  4. Menerapkan sistem antrian untuk menghindari kerumunan di pintu masuk dan menjaga jarak minimal 1 meter.
  5. Menerapkan akses khusus untuk petugas dari pihak ketiga, jika memungkinkan.

Ilustrasi makanan kemasan untuk take away dan delivery menu buka puasa dari hotel.SHUTTERSTOCK/CHEBERKUS Ilustrasi makanan kemasan untuk take away dan delivery menu buka puasa dari hotel.

Tips menerima paket makanan kemasan

Dikutip dari berita Kompas.com selain dari pemilik usaha kuliner, pengguna layanan pesan antar dapat menerapkan beberapa hal seperti membuka kemasan paling luar dan segera membuangnya. Kemudian, cuci tangan dengan sabun sebelum menyantap makanan.

Sementara itu, apabila menggunakan jasa paket makanan kemasan juga terdapat langkah pencegahan.

Berikut tips aman saat menerima paket makanan kemasan yang disampaikan oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Dr. Ir. Penny K. Lukito, disadur dari WEBINAR WORLD FOOD SAFETY DAY: Keamanan Pangan di Ritel Pangan pada Era New Normal, Rabu (10/6/2020) melalui akun Youtube Badan POM RI.

  1. Pastikan kemasan paket tidak sobek atau rusak
  2. Hindari kontak langsung dengan kurir, gunakan masker dan sarung tangan
  3. Semprot paket dengan disinfektan, bersihkan tangan dengan hand sanitizer
  4. Segera pindahkan isi paket ke wadah bersih
  5. Buang segera wadah awal paket pada tempat sampah bertutup



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X