Kompas.com - 13/09/2020, 17:03 WIB


KOMPAS.com – Perkebunan kopi di area Gunung Puntang, Bandung Selatan menghasilkan biji kopi arabica berkualitas tinggi. Perkebunan kopi di sini ternyata punya sejarah panjang, telah ada sejak zaman Belanda era 1700-an.

Hal itu diungkapkan oleh Dadang Hendarsyah, Unit Head dan ICS Manager PT. Olam Indonesia Sunda Cluster. Olam salah satunya melakukan pembinaan pada para petani di area Gunung Puntang tersebut.

Ia bercerita kala itu Jawa Barat jadi daerah pertama di pulau Jawa yang jadi lokasi budidaya kopi pada zaman Belanda.

Baca juga: Asal-usul Kopi Gerudag dari Sumatera Selatan yang Masuk Kategori Specialty

“VOC itu dari 1700-an. Tapi karena dulu terkena penyakit karat daun lalu banjir di Jawa Barat kopinya itu tidak berkembang,” kata Dadang ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (8/9/2020).

“Nah 1756-1760 kopi itu dibawa lah ke Sumatera, ditanam di wilayah Bukit Barisan. Terus ke Sulawesi, ke Aceh. Asalnya kopi dari Jawa Barat itu,” sambung dia.

VOC pada saat itu membawa biji kopi ke Jawa Barat melalui jalur ekspor ke Batavia. Selama beratus-ratus tahun kemudian, biji kopi yang tumbuh di Jawa Barat dibiarkan tumbuh apa adanya secara alami.

pohon dengan ceri kopi yang masih mentah di perkebunan kopi gunung puntangDok. Pribadi Dadang Hendarsyah pohon dengan ceri kopi yang masih mentah di perkebunan kopi gunung puntang

Mulai dikembangkan

Tanaman-tanaman kopi di Jawa Barat yang dibiarkan tumbuh secara alami kemudian baru mulai dikembangkan secara serius pada tahun 1997-1998. Ketika itu ada program Kredit Usaha Tani (KUT). Para petani di Jawa Barat diberi fasilitas berupa lahan pertanian.

“Jadi petani sistemnya sewa. Tapi pemerintah saat itu tidak menegaskan bahwa petani tidak boleh menebang hutan atau dilarang memasuki hutan,” jelas Dadang.

Maka dari itu petani mulai menggarap tanah pertanian tersebut tapi mereka masih merambah hutan. Alhasil hutan menjadi gundul karena petani menanam sayuran yang tidak berkelanjutan dan memerhatikan kesejahteraan lingkungan.

Saat itu juga tanaman kopi mulai masuk kembali ke Jawa Barat. Selain tanaman kopi yang dibiarkan tumbuh alami sejak zaman Belanda, tanaman diperbanyak lagi dengan mendatangkan biji kopi dari Sumatera yang saat zaman Belanda dulu berasal dari Jawa Barat.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.