Kompas.com - 09/09/2020, 09:07 WIB
Kopi Kampoeng Genting asal Temanggung Dok. Instagram @kopi_kampoeng_gentingKopi Kampoeng Genting asal Temanggung


KOMPAS.com – Temanggung, Jawa Tengah, punya biji kopi potensial yang berkembang cukup pesat sejak beberapa tahun belakangan. Kopi tersebut beredar dengan nama merek Kopi Kampoeng Genting,

Salah satu petani kopi sekaligus pemilik merek Kopi Kampoeng Genting, Andi Widdaya Sofyana, menceritakan bahwa sejarah perkebunan kopi di Dusun Krempong bisa dirunut jauh sejak zaman Belanda.

Baca juga: Apa Bedanya Kopi Tubruk dan French Press?

“Hanya saja dulu tanaman tidak terawat. Pohon kopinya tinggi-tinggi besar-besar tapi berbuahnya sedikit karena belum ada pengenalan tentang merawat pohon kopi, pemupukan, dan lain sebagainya,” kata Andi ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (8/9/2020).

“Jadi dibiarkan secara alami. Kalau punya saya (kebun) sudah 20 tahun lebih. Kalau yang lain bahkan bisa ratusan tahun,” sambung dia.

Penyuluhan pertanian

Semuanya berangsur-angsur berubah setelah Dusun Krempong kedatangan cukup banyak pihak yang memberikan penyuluhan mengenai bertani kopi.

Kata Andi, para petani di dusunnya diajari tentang bagaimana merawat tanaman kopi mulai dari pupuk yang digunakan hingga cara mengembangkannya. \

Penyuluhan mulai banyak dilakukan sejak tahun 2010.

Kopi Kampoeng Genting ketika dikunjungi oleh siswa SMPDok. Instagram @kopi_kampoeng_genting Kopi Kampoeng Genting ketika dikunjungi oleh siswa SMP

Sejak itu hasil tani kopi meningkat signifikan baik dari segi kualitas maupun jumlah. Banyak petani yang mulai menghasilkan jumlah biji kopi yang cukup dan akhirnya bisa dijual ke pasar.

Sebelum penyuluhan perkebunan kopi yang hanya menghasilkan sedikit biji memang sudah dijual ke pasar. Namun tak banyak karena hasilnya pun tak maksimal.

Baca juga: Tips Pertahankan Bisnis Kopi di Tengah Masa Pandemi

“Orang banyak yang belum fokus ke situ jadi masih banyak kerja di luar daerah. Sekarang orang banyak yang pulang untuk fokus ke kopi karena ternyata kopi menghasilkan," kata Andi. 

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.