Beda Waffle dan Pancake yang Terbuat dari Bahan Dasar Sama

Kompas.com - 08/09/2020, 13:30 WIB
Ilustrasi waffle whole-wheat ShutterstockIlustrasi waffle whole-wheat

KOMPAS.comWaffle dan pancake merupakan menu sarapan populer di banyak negara.

Jika dilihat, waffle dan pancake bisa dibilang sejenis kue yang bahan adonannya kurang lebih hampir sama.

Baca juga: Sejarah Waffle, Benarkah Berasal dari Wafer?

Meski bahannya hampir sama, rasa dari kedua hidangan ini cukup berbeda. Lantas apa yang membuat keduanya berbeda dari segi rasa? Seperti dikutip dari Kompas.com, berikut ini alasannya.

1. Adonan dasar hampir sama bukan berarti serupa

Pancake lembut seperti kue sponge menjadi teksture ideal pancake.PEXELS/Flora Westbrook Pancake lembut seperti kue sponge menjadi teksture ideal pancake.

Bahan dasar dari pancake dan waffle adalah telur, mentega, gula, dan bahan tambahan pengembang. Lantas apa yang membuat pancake dan waffle berbeda dari segi rasa?

Adonan dasar waffle dan pancake dikatakan hampir sama dan bukan berarti sama. Pada masing-masing adonan terkadang ditambahkan bahan tambahan pengembang yang berbeda.

Chef biasanya akan menambahkan mentega dan baking powder ke dalam adonan waffle.

Sementera untuk pancake dimasukkan putih telur yang sudah dikocok mengembang ke dalam adonan yang jadi rahasia tekstur kenyal yang sempurna pada pancake.

Sementara itu terkadang pada resep pancake juga menggunakan baking soda dan baking powder. Sebaliknya, resep waffle tidak menggunakan kedua bahan tersebut.

2. Perbedaan topping

Perbedaan topping pada waffle dan pancake juga ikut mempengaruhi perbedaan rasa dari kedua kue tersebut.

Penambahan satu topping saja bahkan bisa menjadi kunci untuk mengubah satu adonan menjadi dua sajian berbeda dengan rasa yang berbeda pula.

Contohnya, pancake klasik akan berubah nama menjadi pancake cokelat ketika ditambahkan cocholate chip ke dalam adonannya.

Rasanya pun juga akan berbeda antara pancake klasik dan pancake cokelat, begitu pula dengan waffle.

 

Ilustrasi waffle dalam cetakanShutterstock Ilustrasi waffle dalam cetakan

3. Cara masak waffle dan pancake

Alasan penyebab adanya perbedaan rasa antara waffle dan pancake juga berasal dari cara memasak yang berbeda.

Dari yang sering kita lihat, pancake dan waffle punya bentuk yang sangat berbeda. Pancake dimasak di atas permukaan yang halus dan rata, sehingga bentuknya pun rata.

Sementara adonan waffle dituangkan ke atas pencetak dari besi untuk kemudian ditekan dari kedua sisinya, sehingga bentuknya khas seperti waffle yang kita kenal.

Secara teori, bagaimana pun bentuk dari adonan itu, selama adonan yang digunakan sama seharusnya rasanya juga sama. Namun hal itu berbeda untuk waffle dan pancake.

Ilustrasi membuat pancake ala rumahan. SHUTTERSTOCK/EXOUSIA Ilustrasi membuat pancake ala rumahan.

Cetakan kedua kue ini akan mempengaruhi tekstur keempukan yang berbeda satu sama lain. Pancake memiliki tekstur empuk yang terbentuk dari penggunaan permukaan alat masak yang rata.

Mengapa demikian? Karena cetakan atau alat masak yang digunakan permukaannya rata, maka selama proses memasak kedua sisi pancake akan terkaramelisasi tapi bagian tengahnya akan tetap empuk karena tidak tersentuh panas secara langsung.

Sementara waffle menyebar di sekitar alat masak yang digunakan sehingga terjadi lebih banyak karamelisasi dan lebih sedikit tekstur empuk karena hampir semua adonannya terkena cetakan yang panas. Ini yang kemudian mengubah rasanya.



Sumber Kompas.com
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X