Sejarah Sambal Tumpang, Makanan dari Tempe Busuk yang Ada Sejak 1814

Kompas.com - 10/08/2020, 14:14 WIB
Ilustrasi sambal tumpang Shutterstock/Pawonike GalleryIlustrasi sambal tumpang


KOMPAS.com – Sambal tumpang adalah masakan berkuah kental yang dibuat menggunakan bahan unik, yakni tempe yang sudah hampir busuk atau biasa disebut tempe bosok.

Tempe bosok ini ditumis dengan aneka bumbu dapur, santan, dan diberi penyedap rasa. Hasilnya adalah sambal tempe bosok atau sambal tumpang dengan bau tempe hampir busuk yang khas.

Sejarawan kuliner Jawa, Heri Priyatmoko menerangkan sejarah sambal tumpang.

Baca juga: Resep Sambal Tumpang khas Jawa, Gunakan Tempe Hampir Busuk

Ada sejak zaman kerajaan Nusantara

Ternyata, sambal tumpang termasuk salah satu penganan khas Indonesia yang telah ada bahkan sejak zaman kerajaan Nusantara.

Heri Priyatmoko yang juga dosen Sejarah, Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, mengatakan bahwa sambal tumpang telah tercatat ada sejak dua abad yang lalu.

“Dalam bukti Serat Centhini ya dari 1814 sampai 1823. Itu sudah disebutkan ada sambal tumpang itu di bumi Mataram,” kata Heri ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (4/8/2020).

Ilustrasi tempe bosok, tempe yang sudah hampir busuk sering dijadikan olahan untuk sambal tumpangShutterstock/avelyn Ilustrasi tempe bosok, tempe yang sudah hampir busuk sering dijadikan olahan untuk sambal tumpang

Menurut Heri, tercatat dalam Serat Centhini ada banyak tokoh masyarakat yang melakukan perjalanan mengelilingi desa di daerah Jawa.

Mereka masuk ke kampung-kampung untuk mengumpulkan ragam pengetahuan. Salah satunya adalah pengetahuan kuliner.

“Dalam dialog itu dikatakan si tamu tadi disuguhi oleh tuan rumah berupa sambal tumpang. Naskah itu sudah ditulis dua abad lampau,” terang Heri.

Dari catatan tersebut, bisa disimpulkan pula bahwa sajian sambal tumpang bisa jadi telah ada lebih lama dari kejadian yang tercatat di Serat Centhini tersebut.

Ilustrasi sambal tumpang.Dok. Shutterstock Ilustrasi sambal tumpang.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X