Kompas.com - 27/07/2020, 12:11 WIB
Ilustrasi bakar sate. Dok. Pixabay/MufidpwtIlustrasi bakar sate.

KOMPAS.com - Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1441 Hijriah ditetapkan pemerintah jatuh pada Jumat, 31 Juli 2020.

Selain berkurban, Idul Adha juga identik dengan masak dan makan bersama keluarga.

Makanan paling umum yang disantap orang Indonesia pada Idul Adha adalah sate. Lantaran bahan membuat sate tidak sulit dan cara masak sate yang terbilang seru.

Baca juga: Resep Sate Lilit Ikan Khas Bali, Buat yang Kangen Makan di Bali

Alat bakar sate saat ini beragam dari yang konvensional sampai modern. Setiap alat masak ini memiliki keunggulan masing-masing, tentunya harga juga berbeda.

Berikut enam alat bakar sate dan daging beserta kisaran harganya, dapat dipersiapkan untuk Idul Adha:

1. Alat bakar sate dari seng besi

Alat bakar konvensional dengan bahan seng besi. Alat bakar ini sering digunakan oleh pedagang sate.

Keuntungan alat bakar sate dari seng besi ini adalah murah dan ringan. Harganya mulai Rp 15.000, tergantung ukuran panjang. Namun alat bakar seng besi ini terbilang tak tahan lama.

Jika terlalu sering dipakai bagian wadah arang mudah bocor. Sebaliknya jarang dipakai bisa berkarat.

Alat panggang ini juga sulit dibersihkan karena bumbu sate yang menjadi kerak.

Baca juga: 4 Tips Membuat Daging Kambing Empuk dengan Bahan Alami

2. Alat bakar serba guna alumunium dan besi

Alat bakar serba guna ini sering disebut alat barbeque. Padahal sebenarnya kurang tepat disebut demikian karena proses masak barbeque tak terkena arang dan api langsung.

Alat bakar serba guna ini sebenarnya mirip alat bakar sate konvensional, karena menggunakan arang di bagian bawah.

Namun bahannya lebih bagus, campuran alumuniun dan besi. Rata-rata warna alat bakar ini adalah hitam.

Keuntungan alat bakar serba guna ini lebih awet ketimbang alat bakar sate konvensional, tetapi ukurannya biasanya lebih besar sehingga terbilang sulit disimpan.

Harga alat bakar serba guna mulai Rp 200.000.

3. Alat panggang di kompor

Beberapa merek alat masak lokal memproduksi alat panggang kompor ini. Bentuknya bulat dan bisa berputar otomatis ketika dipanaskan di kompor.

Alat ini tentu lebih praktis ketimbang membakar sate dengan arang. Namun kekurangannya diameter kecil sehingga hanya memuat sedikit sate.

Baca juga: 5 Kesalahan Masak Iga Bakar, Bikin Daging Jadi Alot

Sate juga terbilang lebih lama matang ketimbang menggunakan alat bakar arang. Harganya berkisar Rp 50.000 - Rp 150.000 tergantung merek dan bahan.

4. Panggangan gas portabel

Kalau kamu sering jajan sosis bakar, mungkin tak asing dengan alat satu. Alat panggang ini memanfaatkan gas elpiji.

Bentuknya mirip kompor tetapi di bagian atas ada pelat besi panggangan.

Kelebihan alat panggang ini minim asap, suhu dapat dikendalikan, dan mudah dibersihkan. Alat panggang ini rata-rata berukuran besar sehingga muat banyak.

Namun harga panggangan gas portabel ini tergolong tinggi mulai Rp 500.000. Belum lagi biaya gas elpiji yang digunakan.

5. Alat panggang listrik (pemanggang elektrik)

Alat panggang listrik atau panggangan elektrik. Dok. Shutterstock/Suchita Suphawilai Alat panggang listrik atau panggangan elektrik.

Alat panggang kekinian yang terbilang praktis karena tak butuh arang atau gas elpiji untuk menimbulkan panas. Umumnya bahan alat panggang listrik terbuat dari marmer atau teflon sehingga anti lengket.

Tinggal colok ke stop kontak maka alat panggang ini akan beroperasi. Keuntungannya praktis, hemat, mudah dibersihkan, dan panas dapat diatur.

Namun ukurannya terbilang besar dan harganya tergolong mahal, mulai Rp 400.000an.

Baca juga: Apa Itu Sei? Daging Asap Khas NTT yang Sedang Naik Daun

6. Alat barbeque

Ilustrasi alat barbeque.Dok. Gumtree Ilustrasi alat barbeque.

Alat barbeque ini biasanya digunakan oleh profesional seperti koki di restoran atau hotel. Alat ini biasanya menggunakan panas arang, tetapi juga bisa dengan gas.

Hal yang membedakan alat barbeque profesional dengan alat panggang konvensional adalah daging atau sayuran dimasak tidak langsung terkena arang api.

Sebaliknya, daging dimasak dengan asap panas yang terperangkap dalam plat besi. Alhasil daging jadi lebih berjus, sarinya tidak terbuang.

Baca juga: Cara Rebus Daging Hemat Gas, Hanya Butuh 7 Menit

Selain itu proses masak ini juga diklaim lebih sehat ketimbang terkena arang api langsung.

Ukuran alat barbeque ini terbilang besar, sebesar lemari kecil. Harganya juga tidak murah mulai Rp 3 juta - Rp 20 jutaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.