Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Benar Menguleni Adonan agar Kalis dan Ciri-ciri Adonan Sudah Kalis

Kompas.com - 15/07/2020, 20:08 WIB
Syifa Nuri Khairunnisa,
Silvita Agmasari

Tim Redaksi


JAKARTA, KOMPAS.com – Kamu mungkin sering memperhatikan istilah dalam berbagai resep roti untuk menuleni adonan hingga kalis.

Namun sebenarnya, apa itu kalis dan seperti apa adonan yang sudah kalis? Kalis adalah tahapan pada adonan yang sudah diuleni dengan baik.

Seperti dilansir dari Bonappetit, ketika kamu mencampurkan tepung dan air bersamaan, protein pada tepung akan bercampur dan membentuk jaringan gluten.

Baca juga: Kenapa Adonan Harus Diuleni Sampai Kalis?

Gluten ini harus dibentuk dengan baik agar kuat dan bisa memberikan kekuatan dan elastisitas yang pas pada roti ketika dipanggang nantinya.

Maka dari itu adonan perlu diuleni agar punya jaringan gluten yang pas.

Cara benar uleni adonan

Ilustrasi menggiling adonan kueShutterstock Ilustrasi menggiling adonan kue

Bagaimana caranya menguleni adonan yang baik agar bisa mencapai tahapan kalis yang tepat?Salah satu cara menguleni paling sederhana adalah menggunakan tangan.

Executive Pastry Chef Hotel Ciputra Jakarta, Anis Kurniawan mengatakan bahwa dengan menggunakan tangan bisa cukup menjaga adonan tidak terlalu lama diuleni.

“Pakai tangan lebih enak. Supaya orang terbiasa dulu apalagi adonan tidak banyak," kata Anis ketika dihubungi Kompas.com, Sabtu (11/7/2020).

"Soalnya kalau orang yang enggak tahu pakai mesin, nanti kelaman ngaduk malah over (berlebihan),” lanjutnya.

Pertama kamu bisa mencampurkan adonan di dalam mangkuk stainless. Setelah semua bahan tercampur rata, mulai uleni adonan secara perlahan di dalam mangkuk.

Jangan menguleni adonan terlalu keras.

Baca juga: Apa Itu Proofing, Proses Penting dalam Bikin Roti?

“Kalau terlalu keras si glutennya, itu kandungan lemak yang ada di tepung itu nanti dia akan pecah. Kalis itu intinya jangan sampai glutennya pecah, atau scratch. Nanti malah enggak elastis,” tegas Anis.

Setelah diuleni di mangkuk, kamu juga bisa menguleninya di atas talenan silikon yang tak licin.

Letakkan talenan di permukaan yang agak luas agar tanganmu bebas bergerak.

Jangan lupa untuk melumuri talenan dengan taburan tepung agar adonan tak lengket.

Gunakan bagian bawah telapak tangan untuk mendorong-dorong adonan dengan diberi sedikit tekanan.

Ciri-ciri adonan kalis

Ilustrasi menguleni adonan hingga kalisShutterstock/ArtemSh Ilustrasi menguleni adonan hingga kalis

Dilansir dari The Kitchn, adonan yang belum diuleni akan terlihat menggumpal, basah, dan lengket.

Secara bertahap, adonan lama kelamaan akan terasa semakin halus. Ketika sudah selesai, adonan akan terasa benar-benar halus dan tak lengket ketika disentuh.

Baca juga: 6 Tips agar Proofing Adonan Roti Berhasil, Mengembang dengan Sempurna

Kemudian coba angkat adonan tersebut lalu tahan di udara selama beberapa saat. Jika bentuknya tetap membulat, tidak berubah sama sekali, itu artinya gluten sudah rekat dan kuat.

Kamu juga bisa menusuk adonan dengan jarimu. Jika adonan yang kamu sentuh kembali ke bentuk semula dengan cepat, maka artinya adonan sudah cukup kalis.

Namun jika area yang kamu tusuk tak kembali seperti semula, lebih baik kamu menguleninya lagi.

Adonan yang kalis juga punya tekstur yang elastis.

Baca juga: Kenapa Adonan Roti Tawar Tidak Mengembang? Hindari 8 Kesalahan Berikut...

 

Kamu bisa mengetesnya dengan mengambil sedikit adonan, lalu menariknya menggunakan jari-jarimu sampai membentuk lapisan tipis yang elastis dan tidak pecah.

Jika gluten di dalam adonan sudah terbentuk dengan baik, adonan akan menghasilkan lapisan tipis yang agak transparan tanpa pecah.

Jika adonan masih memecah, itu artinya kamu masih perlu menguleni adonan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com