Kompas.com - 13/07/2020, 10:10 WIB
Setya Utomo atau dikenal mbah Lindu saat berjualan Gudeg di jalan Sosrowijayan Kota Yogyakarta KOMPAS.com/ Wijaya kusumaSetya Utomo atau dikenal mbah Lindu saat berjualan Gudeg di jalan Sosrowijayan Kota Yogyakarta


JAKARTA, KOMPAS.com – Penjual gudeg legendaris di Yogyakarta, Biyem Setyo Utomo atau yang lebih dikenal dengan Mbah Lindu meninggal dunia.

Baca juga: Mbah Lindu Meninggal, Begini Perjalanan Gudeg Legendaris Yogyakarta Mbah Lindu

Banyak netizen yang mengungkapkan kesedihan mereka karena meninggalnya Mbah Lindu ini lewat cuitan di sosial media Twitter.

Salah satunya adalah akun @Cipto_Ad yang menuliskan fakta soal terjadinya gempa di Yogyakarta pada 13 Juli 2020 pukul 02.50 WIB. Sementara Mbah Lindu meninggal sehari sebelumnya. Dalam bahasa Jawa, lindu secara bahasa berarti “gempa”.

“#lindu secara bahasa berarti #gempa
Malam ini mbah lindu meninggal dunia, Alampun ikut beduka. Smoga Khusnul khatimah”

Ada pula akun @ratiiih_ yang rumahnya terletak tak jauh dari lokasi Mbah Lindu berjualan gudeg.

“Mbah Lindu
Setiap pulang pasti beli gudeg mbah Lindu. Deket rumah tiap pagi lewati gang kecil dtg ke tempat mbah
Makasih ya mbah”

Sementara netizen lainnya lewat akun @windyariestanty mengungkapkan bahwa gudeg Mbah Lindu merupakan gudeg terbaik yang pernah ia coba.

“mbah lindu ini sosok legendaris dalam dunia kuliner jogja. Ia mungkin bukan juru masak selebritas, tetapi ia menyajikan gudeg dengan cita rasa autentik secara konsisten selama lebih dari 80 tahun. Gudeg terbaik yang pernah saya coba.”

Gudeg olahan Mbah Lindu, YogyakartaTribun Jogja/Hamim Thohari Gudeg olahan Mbah Lindu, Yogyakarta

Lain lagi dengan akun @MafiaWasit, ia mengaku berduka atas kepergian Mbah Lindu sambil menyisipkan sedikit humor.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un
Turut berduka cita, Sugeng tindak Mbah Lindu, legenda Gudeg Jogja yang sudah memelihara tradisi dan mempopulerkan makanan khas kota Pelajar ini dari jaman PSSI baru berdiri sampai sekarang yg bahkan belum pernah juara Piala Tiger
Maturnuwun mbah”

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X