Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa Bedanya Heavy Cream dan Whipping Cream untuk Bikin Kue?

Kompas.com - 10/07/2020, 11:19 WIB
Nine Fridayani,
Silvita Agmasari

Tim Redaksi

 

JAMBI, KOMPAS.com - Ketika berbelanja ke supermarket, di bagian rak pendingin berisi susunan produk olahan susu, kamu akan melihat dua jenis produk bernama whipping cream dan heavy cream.

Dua produk ini biasa digunakan untuk membuat berbagai jenis masakan umumnya dessert atau makanan manis. 

Kedua jenis krim cair memiliki perbedaan-meski sedikit. Berikut adalah perbedaan Whipping cream dan heavy cream dikutip dari The Kitchn, Fine Cooking, dan All Recipe:

Baca juga: Beda Fungsi Tepung Terigu Serbaguna, Protein Rendah, dan Protein Tinggi

1. Kandungan lemak

Whipping cream dan Heavy cream adalah dua jenis krim golongan berlemak tinggi, namun persentasenya berbeda.

Whipping cream mengandung 35 persen lemak dan heavy cream persentase kandungan lemaknya lebih banyak, yaitu 38 persen lemak.

Kandungan lemak yang tinggi pada kedua jenis krim cair ini, membuatnya mudah untuk dikocok hingga bervolume atau mengembang.

2. Fungsi

Jumlah kandungan lemak whipping cream sebesar 35 persen membuat krim ini cocok untuk hiasan pie agar lebih lezat. Whipping cream juga sering dijadikan topping minuman atau es krim agar tampilan semakin cantik. 

Karena jumlah lemaknya tergolong cukup banyak, whipping cream bisa dipakai sebagai pengganti heavy cream pada masakan.

Baca juga: Apa Bedanya Cupcake dengan Muffin? Mulai dari Adonan sampai Topping

 

Jadi jika kamu tidak menemukan heavy cream untuk membuat kue atau masakan lain, jangan ragu untuk menggunakan whipping cream.

Sementara karena kandungan lemak yang tinggi pada heavy cream membuat tekstur krim ini semakin kental. Heavy cream juga tidak mudah menggumpal ketika dipanaskan.

Oleh karena itu heavy cream pas digunakan sebagai bahan membuat krim sup dan saus untuk memperkaya rasa.

3. Hasil akhir

Ilustrasi es kopi mocha dengan tambahan whipped cream. SHUTTERSTOCK/ELENA VESELOVA Ilustrasi es kopi mocha dengan tambahan whipped cream.

Heavy cream dan whipping cream sama-sama bisa dijadikan krim kocok (whipped cream) tetapi hasilnya akan berbeda.

Whipped cream yang dihasilkan dari whipping cream akan lebih lembut dan lebih ringan menjadikannya cocok ditaruh di atas hidangan penutup seperti salad.

Sedangkan whipped cream yang dihasilkan dari heavy cream akan lebih padat menjadikannya cocok diletakkan di atas cake/ bolu dan isian pastry.

Baca juga: Resep Carrot Cake, Camilan Kue Klasik untuk di Rumah

4. Jumlah kalori dan harga

Heavy cream mengandung lebih banyak lima kalori per sendok makan dibanding whipping cream. Harga heavy cream  umumnya juga lebih mahal dibanding whipping cream.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com