Mencicipi Rawon Buntut Buatan Renny Sutiyoso, Seperti Apa Rasanya?

Kompas.com - 03/07/2020, 17:08 WIB
Rawon buntut Renny Sutiyoso dilengkapi telur asin, sambal. jeruk nipis, kerupuk, acar, daun bawang, dan kecambah SYIFA NURI KHAIRUNNISARawon buntut Renny Sutiyoso dilengkapi telur asin, sambal. jeruk nipis, kerupuk, acar, daun bawang, dan kecambah


JAKARTA, KOMPAS.com – Rawon merupakan salah satu makanan khas Jawa Timur yang terkenal punya kuah berwarna hitam dari penggunaan rempah kluwek atau keluak.

Rawon biasanya dibuat menggunakan daging sapi biasa. Namun tak jarang ada pula rawon yang menggunakan buntut sapi, seperti rawon buatan Renny Sutiyoso

Putri Gubernur DKI Jakarta periode 1997-2007, Sutiyoso ini memulai bisnis kuliner pada masa pandemi bernama Rabun Rensut.

Baca juga: Renny Sutiyoso Jualan Rawon Buntut Selama Pandemi, Intip Bisnisnya Yuk

Kompas.com berkesempatan untuk mencicipi rawon buntut tersebut. Renny mengaku memasak sendiri semua rawon yang dijualnya.

Setelah menunggu hampir 1 minggu lamanya, akhirnya rawon buntut yang ditunggu-tunggu pun datang.

Renny memang menggunakan sistem pre-order (PO) saking membludaknya pesanan rawon yang ia terima.

Saking ramainya pemesanan, Renny mengaku sempat kewalahan di masa-masa awal berjualan.

Ia mengaku saat itu sempat memasak setiap hari dari Senin hingga Minggu agar tidak mengecewakan para pelanggan.

Namun lama kelamaan ia merasa kewalahan dan akhirnya membatasi waktu memasak hanya di hari Senin hingga Jumat saja.

Rabun rensut dikemas menggunakan besek dari bambuSYIFA NURI KHAIRUNNISA Rabun rensut dikemas menggunakan besek dari bambu

“Enggak apa-apa deh orang kalau mau nunggu syukur, kalau enggak mau ya belum rezeki. Terus ternyata orang masih tetap mau,” kata Renny ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (26/6/2020).

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X