Perjalanan Gordon Ramsay Bikin Rendang, Blusukan ke Pasar sampai Masak Bareng William Wongso

Kompas.com - 29/06/2020, 20:35 WIB
Gordon Ramsay belajar membuat rendang di Sumatera Barat. Dok. Instagram William WongsoGordon Ramsay belajar membuat rendang di Sumatera Barat.


JAKARTA, KOMPAS.com – Chef kenamaan dunia Gordon Ramsay mempelajari cara membuat rendang khas Minang langsung dari pakar kuliner William Wongso dalam acara Gordon Ramsay: Uncharted yang tayang pada Senin (29/6/2020).

Baca juga: Profil William Wongso, Diplomat Rendang yang Jadi Mentor Gordon Ramsay

Dalam acara yang tayang di National Geographic Channel tersebut, Gordon langsung disambut dengan upacara tradisional Minang yang digelar di Istana Pagaruyung.

Setelah bertemu dengan William Wongso di sana, ia pun diajak untuk masuk ke dalam istana untuk menikmati jamuan makan.

Tradisi jamuan makan ini disebut sebagai bajamba, di mana para wanita membawa nampan berisi aneka makanan. Satu nampan diperuntukkan bagi empat orang dan disajikan di lantai.

Dalam jamuan tersebut, Gordon mencicipi banyak sekali makanan. Mulai dari perkedel kentang, bayi belut, hingga rendang yang legendaris.

Di sana pula William Wongso menantang Gordon untuk adu masak rendang dengan cara masing-masing. William dengan cara tradisional dan Gordon dengan caranya sendiri.

Rendang tersebut kemudian akan disajikan dan dinilai oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno di akhir acara.

Cari daging sapi terbaik

Untuk bisa menyajikan rendang terbaik, Gordon pun berpetualang ke penjuru Sumatera Barat untuk mencari bahan-bahan terbaik. Salah satu yang paling penting adalah mencari daging sapi terbaik untuk rendang.

Gordon yang ditemani oleh Ade Putri, food writer Indonesia yang juga tergabung dalam Aku Cinta Makanan Indonesia (ACMI) mengajak Gordon ke beberapa tempat di Sumatera Barat.

Ade mengajak Gordon ke acara pacu jawi, sejenis acara balap sapi jantan tradisional Sumatera Barat.

Seorang joki berusaha mengendalikan sapi (Jawi) saat mengikuti kegiatan olahraga tradisional Pacu Jawi di Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (17/3/2018). Pacu Jawi merupakan permainan olahraga tradisional yang diadakan usai panen padi dan telah menjadi atraksi wisata untuk menarik wisatawan asing dan wisatawan lokal.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Seorang joki berusaha mengendalikan sapi (Jawi) saat mengikuti kegiatan olahraga tradisional Pacu Jawi di Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (17/3/2018). Pacu Jawi merupakan permainan olahraga tradisional yang diadakan usai panen padi dan telah menjadi atraksi wisata untuk menarik wisatawan asing dan wisatawan lokal.

Gordon ditantang kembali untuk mencoba pacu jawi tersebut untuk bisa mendapatkan daging sapi terbaik. Setelah mencoba dan jatuh bekali-kali, ia pun akhirnya berhasil melakukan pacu jawi sejauh beberapa meter.

“Kau seperti dihentakkan dengan keras, lalu dilempar. Kalau tidak berpegangan sekuat tenaga, tamat riwayatmu,” kata Gordon.

Rahasianya adalah kau harus condong ke depan dengan pas, kepalamu di antara bagian belakang kedua sapi. Tunduk kepala, genggam pegangannya, dan tutup mata. Rasakan saja,” lanjutnya sembari tertawa.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X