Kompas.com - 21/06/2020, 18:16 WIB
Ilustrasi dapur modern. Dok. Shutterstock/ Africa StudioIlustrasi dapur modern.

JAKARTA,KOMPAS.com  - Cloud kitchen, belakangan banyak dibicarakan dan dilirik oleh pebisnis kuliner.

Konsep cloud kitchen ini mulai digandrungi oleh pebisnis kuliner pada masa pandemi virus corona. Sebenarnya apa cloud kitchen itu?

Baca juga: Tips Memulai Bisnis Makanan dan Minuman di Masa Pandemi

Susanty Widjaya selaku Certified Franchise Experts, Ketua Pengembangan Resto Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), dan Ketua Asosiasi  Lisensi Indonesia (ASENSI) menjelaskan konsep cloud kitchen yang tengah jadi tren ini.

"Cloud kitchen adalah sebuah dapur yang ditujukan untuk membuat makan yang akan dijual," jelas Susanty kepada Kompas.com, Sabtu (20/6/2020).

Beda dengan dapur restoran biasa, cloud kitchen disebutkan Susanty dapat memproduksi makanan dari satu sampai beberapa merek sekaligus.

"Jadi disesuaikan dengan kebutuhan," kata Susanty. 

Keunikan lain dari Cloud kitchen atau juga disebut ghost kitchen ini adalah restoran fokus hanya menawarkan jasa pesan-antar saja. 

Baca juga: Jangan Sampai Jadi Sarang Bakteri, Ini Cara Bersihkan Kulkas

Jadi tak ada meja atau tempat duduk untuk tamu makan di restoran di area cloud kitchen tersebut. 

Banyak cloud kitchen yang dibangun khusus oleh perusahaan layanan pesan-antar makanan kemudian diisi oleh berbagai merek restoran. 

Anda dapat menggabungkan tekstur bata dengan marmer pada dapur fotiyka/Shutterstock Anda dapat menggabungkan tekstur bata dengan marmer pada dapur

"Kalau konsepnya tergantung dengan kepemilikan dapur itu sendiri. Jadi siapa yang memiliki dapur tersebut nantinya akan mengelola kegiatan dalam dapur tersebut secara langsung," papar CEO Bakmi Naga Resto itu.

Selain itu ada pula cloud kitchen yang berbentuk infrastruktur, kemudian disewakan untuk orang lain.

Baca juga: Cara Bersihkan Talenan Kayu dan Plastik yang Benar

"Cloud kitchen yang besar sekali dengan peralatan yang lengkap yang bisa ditujukan untuk disewakan kebeberapa pihak jadi ada beberapa brand di dalamnya,” tambahnya. 

Susanty mencontohkan merek sekaligus penyedia cloud kitchen yaitu GrabKitchen dan GoFood.

Makanan dari GrabKitchen dan GoFood setelah selesai dimasak bisa langsung diantar oleh mitra alplikasi ojek online tersebut ke konsumen. 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X