Manfaat Bir Jawa, Minuman Tradisional Khas Yogyakarta

Kompas.com - 17/06/2020, 16:34 WIB
Arief Puji Prasetyo, salah satu penjual bir jawa saat menyajikan bir jawa kepada pelanggannya di Festival Lawang Kota Tua, Kamis (27/9/2018) KOMPAS.com / ANDI HARTIKArief Puji Prasetyo, salah satu penjual bir jawa saat menyajikan bir jawa kepada pelanggannya di Festival Lawang Kota Tua, Kamis (27/9/2018)

KOMPAS.com - Bir Jawa adalah sebutan untuk minuman khas Yogyakarta, terbuat dari beragam rempah.

Baca juga: Cara Membuat Thai Tea, Teh Susu Rempah Khas Thailand

 

Dilihat dari rupanya, sekilas bir jawa mirip seperti bir beralkohol. Terlihat dari warnanya yang kuning transparan, ditambah munculnya buih-buih udara pada permukaan minuman ini.

Walaupun bernama bir, tetapi minuman ini tidak mengandung alkohol, sehingga tidak memabukkan.

Bir Jawa dipercaya mempunyai manfaat kesehatan bagi tubuh seperti mengatasi rasa capek, masuk angin, dan tentunya menghangatkan badan.

Tak heran, sebab minuman tradisional ini terbuat dari campuran rempah yaitu serai, kulit kayu secang, mesoyi, kayu manis, kapulaga, jeruk nipis, cengkeh, dan jahe.

Warna kuning kemerahan pada bir Jawa didapat dari jeruk nipis dan kayu secang.

Cara membuat bir Jawa ini tergolong mudah. Rempah direbus, kemudian airnya disaring. Setelah ditakar dalam gelas, diberi jeruk nipis lalu dikocok sampai mengeluarkan buih.

Minuman ini dapat disajikan dingin maupun hangat.

Arief Puji Prasetyo, salah satu penjual bir jawa saat menyajikan bir jawa kepada pelanggannya di Festival Lawang Kota Tua, Kamis (27/9/2018)KOMPAS.com / ANDI HARTIK Arief Puji Prasetyo, salah satu penjual bir jawa saat menyajikan bir jawa kepada pelanggannya di Festival Lawang Kota Tua, Kamis (27/9/2018)

Sejarah bir Jawa

Bir Jawa awalnya merupakan minuman khas keluarga Keraton Yogyakarta. Muncul pada masa Sultan Hamengkubuwono VIII.

Kala itu, sultan minum bir Jawa untuk menemani orang Belanda yang merupakan tamunya minum bir beralkohol. Sultan tidak minum alkohol, sehingga terciptalah bir Jawa yang tampilannya seperti bir orang Belanda.

Walaupun dulu bir Jawa dikonsumsi di kalangan keluarga keraton saja, kini semua orang dapat menikmati minuman tradisional tersebut.

Restoran Bale Raos di kawasan Keraton Kasultanan Yogyakarta, Sabtu (12/3/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Restoran Bale Raos di kawasan Keraton Kasultanan Yogyakarta, Sabtu (12/3/2018).

Beberapa restoran di Yogyakarta menghidangkan bir Jawa, yakni Bale Raos di Jalan Magangan Kulon Nomor 1, Panembahan Gadri Resto di Jalan Rotowijayan Nomor 5, Kadipaten. Keduanya berada di Kecamatan Kraton.

Bahkan bir Jawa juga dikenal di luar Yogyakarta, seperti Jawa Timur dan Jawa Tengah.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X