Kompas.com - 14/06/2020, 22:08 WIB
Ilustrasi telur ayam. SHUTTERSTOCK/ONLY_KIMIlustrasi telur ayam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Telur infertil atau tidak dapat ditetaskan dihasilkan tanpa proses pembuahan atau perkawinan.

“Telur tersebut tidak menggandung sperma pejantan sehingga namanya adalah telur yang tidak fertil atau telur infertil,” papar Prof. Dr. Ir. Niken Ulupi, MS. dari Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan Fakultas Peternakan IPB saat dihubungi Kompas.com, Minggu (14/6/2020).

Sebagian besar telur yang dikonsumsi masyarakat Indonesia adalah telur dari ayam ras. Telur tidak fertil yang juga disebut sebagai telur konsumsi. Biasa diproduksi oleh peternakan ayam petelur komersial.

Baca juga: Viral Penjualan Telur Infertil, Dari Mana Asal Telur Infertil?

Selain perternakan ayam petelur komersial juga ada industri pembibitan ayam ras atau ayam petelur.

Industri pembibitan ini memiliki tujuan utama yaitu menghasilkan telur yang nanti bisa ditetaskan bukan untuk dikonsumsi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh sebab itu proses, pembentukannya sudah pasti ada pejantan, supaya bisa ditetaskan. Telur ini adalah telur tertunas atau telur fertil.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.