Mengenal Geprek Bensu, Bisnis Ayam Geprek Artis yang Sukses

Kompas.com - 12/06/2020, 09:07 WIB
Geprek Bensu Sambal Matah, salah satu makanan yang dijual di Geprek Bensu. Dok. Facebook Geprek BensuGeprek Bensu Sambal Matah, salah satu makanan yang dijual di Geprek Bensu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ruben Onsu tergolong sebagai artis yang sukses mengembangkan bisnis kuliner.

Ia merintis beberapa merek rumah makan, salah satu merek yang paling berkembang adalah Geprek Bensu.

Dikutip dari situs resmi Geprek Bensu Indonesia, rumah makan ayam geprek ini pertama kali dirintis di Jakarta pada 17 April 2017 dengan nama perusahaan PT Geprek Bensu Indonesia.

Baca juga: Apa Itu Ayam Geprek? Dari Mana Asal Usulnya?

Awalnya Geprek Bensu mengusung konsep makanan yang dijual dengan gerobak.

Pada 2018 konsep dirubah dengan berjualan makanan di satu ruko, pada 2019 berubah lagi menjadi konsep dua ruko.

Terakhir pada 2020 berkembang menjadi makanan yang dijual di outlet layaknya restoran dengan dapur serba stainless seperti standar restoran. 

Harga makanan dan varian makanan di Geprek Bensu

Harga makanan yang terjangkau, mulai Rp 5.000 sampai Rp 25.000 disebutkan dalam situs Geprek Bensu Indonesia menjadi pembeda dengan kompetitor.

Geprek Bensu bisa disebut sebagai perintis bisnis waralaba ayam geprek pertama di Indonesia. Awalnya ayam geprek hanya dikenal di kawasan Yogyakarta.

Baca juga: Ayam Geprek, Ayam Penyet, dan Ayam Gepuk, Apa Bedanya?

Menu di Geprek Bensu terdiri dari banyak makanan, meskipun secara umum yang dijual adalah paket ayam geprek dengan nasi.

Ayam geprek adalah ayam goreng tepung yang dihancurkan dengan cara digeprek dengan ulekan. Kemudian di atasnya diberi topping berupa sambal bawang.

Ayam geprek di Geprek Bensu. Dok. Facebook Geprek Bensu Ayam geprek di Geprek Bensu.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X