10 Kuliner Malam di Yogyakarta, Bawa Pulang Makan di Rumah

Kompas.com - 11/06/2020, 19:37 WIB
Hidangan gudeg. Kompas.com/Silvita AgmasariHidangan gudeg.

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelajah kuliner malam di Yogyakarta bisa untuk memanjakan lidahmu.

Tidak hanya gudeg, kamu bisa menemukan oseng-oseng mercon, sate klatak, nasi goreng kambing, hingga wedhang ronde.

Baca juga: 4 Bakso Terkenal di Yogyakarta, Bisa Bungkus dan Makan di Rumah

Mengingat saat ini adalah masa pandemi virus corona, lebih baik kamu membawa pulang makanan dan minuman tersebut dan menikmatinya di rumah.

Kamu bisa pesan menggunakan jasa ojek online, atau layanan take-away, dan delivery. Harga yang tercantum di bawah, dapat berubah sewaktu-waktu.

1.  Nasi teri gejayan Pak Dul

Warung sederhana yang menjual nasi teri ini bisa memuaskan rasa lapar di tengah malam. 

Seporsi nasi teri terdiri dari nasi dan teri yang dimasak dengan santan, sayuran, kering tempe, dan telur. Ikan teri pada sajian ini memiliki rasa pedas.

Warung sederhana yang berada di Jalan Affandi No.5B, Klitren, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta ini melayani pengunjungnya dari pukul 21.00 hingga 04.00 WIB.

Warung Nasi teri gejayan Pak Dul terbilang legendaris, karena warung ini telah buka sejak tahun 1970-an.

Awalnya warung Nasi teri gejayan Pak Dul menyajikan gudeg, perkedel, ayam pedas dan lain-lain. Bermodal uang Rp 10.000 bisa mencicipi satu porsi nasi teri.

2.  Oseng-oseng Mercon Bu Narti

Para pencinta makanan pedas pasti tak asing dengan tempat makan satu ini.

Oseng-oseng merupakan hidangan yang dimasak dengan cara ditumis. Bahannya bermacam-macam bisa seperti sayuran, tahu, tempe atau aneka daging.

Nah, sedangkan oseng-oseng mercon adalah daging yang dimasak dengan cabai ulek, rasanya pedas dan meledak-ledak di mulut bagaikan mercon atau petasan.

Oseng-oseng Mercon Bu Narti menyajikan oseng-oseng pedas dari kikil sapi, gajih sapi atau lemak, kulit, dan tulang muda ayam. Oseng-oseng ini akan semakin pedas jika disantap dengan nasi hangat.

Seporsi oseng-oseng mercon dihargai Rp 20.000, untuk nasi putihnya seharga Rp 3.000. Selain oseng-oseng juga ada sajian lain seperti ayam goreng, lele, dan burung puyuh.

Oseng-oseng Mercon Bu Narti terletak di Jalan KH. Ahmad Dahlan Jl. Purwodiningratan No.110, Ngampilan, Kota Yogyakarta. Warung ini buka dari pukul 15.00 hingga 23.00 WIB.

3. Gudeg Bromo Bu Tekluk

Warung gudeg yang berdiri sajak 1984 ini berada di Jalan Affandi No.2-A, Santren, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman.

Baca juga: Itinerary Wisata Virtual Yogyakarta, Keliling Kota Gudeg dari Gawai atau Latop

Warung gudeg bromo ini menghidangkan kuliner khas Yogyakarta dengan isian gudeg atau sayur nangka, krecek, telur rebus, dan ayam suwir.

Selain itu kamu bisa menambahkan tempe goreng, tahu bacem, tahu goreng, dan ceker dengan bumbu kecap sebagai lauk pendamping.

Tempe digoreng tanpa tepung sampai garing. Cocok untuk pendamping nasi gudeg.

Nasi gudeg di tempat kuliner legendaris ini dihargai mulai dari Rp 12.000-an. Gudeg Bromo Bu Tekluk buka dari pukul 23.00 hingga 04.30 WIB.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X