Cecep A Rahman Bangga Pencak Silat Berkembang di Layar Lebar

Kompas.com - 30/09/2015, 13:53 WIB
Pemain film Cecep A Rahman saat ditemui pada konferensi pers film yang bergenre action dan drama dengan judul 3 (Alif Lam Mim) di Tower MVP, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (19/1/2015). Film hasil kerjasama antara MVP dengan rumah produksi FAM Productions selain mengangkat seni budaya bela diri juga mengangkat tajam issue sosial, politik, agama di Indonesia. (Tribunnews/Jeprima) TRIBUNNEWS.com/JEPRIMAPemain film Cecep A Rahman saat ditemui pada konferensi pers film yang bergenre action dan drama dengan judul 3 (Alif Lam Mim) di Tower MVP, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (19/1/2015). Film hasil kerjasama antara MVP dengan rumah produksi FAM Productions selain mengangkat seni budaya bela diri juga mengangkat tajam issue sosial, politik, agama di Indonesia. (Tribunnews/Jeprima)
|
EditorIrfan Maullana


JAKARTA, KOMPAS.com --
Artis peran dan seniman pencak silat, Cecep Arif Rahman merasa bangga dengan ilmu bela diri yang digelutinya. Sebab, semenjak film Merantau dirilis pada 2009 lalu, hingga kini pencak silat semakin sering diangkat ke layar lebar oleh sutradara lokal.

"Tentu saja saya bangga sekali. Ini jadi seperti kung fu yang menjadi dikenal luas dan terangkat karena Bruce Lee. Sama kasusnya dengan silat. Mungkin dulu orang hanya melihat silat ditampilkan di panggung dengan diiringi musik bukan melihat silat sebagai sesuatu yang bisa ditampilkan lebih dari itu. Sekarang, dengan film, kami coba buka dan angkat itu semua," kata Cecep ketika berbincang dengan Kompas.com usai jumpa pers film 3 yang dibintanginya, di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (28/9/2015).

Menurut dia, gerakan silat memiliki nilai seni yang menarik untuk divisualisasikan ke dalam sebuah adegan laga.

"Gerakan silat kan gerakan yang simbolis, mengandung seni. Simbolis itu bisa dikreasikan dalam berbagai macam kreasi, bisa keras bisa lembut. Makanya, melalui film semua bisa diangkat, contohnya lewat film 3 ini," kata Cecep.

Melalui media film, Cecep merasa yakin silat akan lebih berkembang. "Jadi, kami termotivasi untuk mengembangkan silat lebih baik lagi terus mengenalkan silat lebih lagi. Yang penting bisa menginspirasi anak-anak generasi muda untuk belajar silat juga," ujarnya.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar