Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemendikbud Buka Program Beasiswa ke NTU Singapura, Catat Tanggalnya

Kompas.com - 10/06/2024, 08:17 WIB
Sania Mashabi,
Mahar Prastiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dan Nanyang Technological University, Singapura (NTU Singapura) bekerja sama menyiapkan program beasiswa baru.

Beasiswa yang bernama Indonesia – NTU Singapore Talent Program (INSTEP) itu ditujukan untuk pelajar Indonesia yang akan mengambil program master atau S2 di NTU.

Beasiswa INSTEP bertujuan untuk memuat hingga 200 mahasiswa setiap tahun yang akan meningkatkan jumlah total alumni Indonesia menjadi 300 mahasiswa per tahun.

Baca juga: Kisah Rista, Penerima Beasiswa S2 LPDP Termuda yang Berusia 21 Tahun

Sehingga nantinya bisa menghasilkan lulusan-lulusan yang memahami budaya, tata kelola, dan peluang bisnis di Singapura dan Indonesia.

Program beasiswa yang akan didanai oleh pemerintah Indonesia melalui Kemendikbud Ristek, LPDP serta NTU ini dijadwalkan mulai pada Agustus 2024.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbud Ristek Indonesia, Prof. Abdul Haris mengatakan, beasiswa INSTEP merupakan tonggak penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan mendorong kolaborasi internasional.

“Dengan membuka jalan bagi mahasiwa kita untuk melanjutkan pendidikan melalui program Master, kami berinvestasi di masa depan mereka sekaligus juga masa depan Indonesia,” kata Prof. Abdul Haris, Sabtu (8/6/2024).

Baca juga: LPDP Tahap 2 Dibuka Juni, Ini Perbedaan LPDP Reguler dan LPDP PTUD

Selain itu, lanjut Prof. Abdul Haris, program ini akan menjembatani keberagaman budaya, mendorong inovasi, dan semakin memperkuat upaya transfer pengetahuan serta kolaborasi pendidikan antara Indonesia dan Singapura.

Beasiswa INSTEP juga bertujuan untuk semakin melengkapi Indonesia–NTU Singapore Institute of Research for Sustainability and Innovation (INSPIRASI), yakni program penelitian kolaboratif yang diluncurkan tahun lalu antara Kemendikbud Ristek, LPDP, dan NTU yang fokus pada perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan.

Perkuat kolaborasi Indonesia-Singapura

Sementara itu Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto mengatakan, Beasiswa INSTEP menandai tonggak penting dalam upaya LPDP mendorong kolaborasi akademik antara Indonesia dan Singapura.

Melalui program ini, LPDP bermaksud memberdayakan para pelajar Indonesia untuk menjadi katalis perubahan positif serta mendorong inovasi dan kemajuan di bidang masing-masing setelah kembali ke Indonesia.

“Saya berharap program ini akan terus berkembang dan mendorong kolaborasi yang lebih besar antara negara kita dengan berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia di Indonesia,” ujar Andin.

Tidak hanya Andin, Presiden NTU Prof. Ho Teck Hua menuturkan, Beasiswa INSTEP dibuat untuk menarik pelajar terbaik dari Indonesia untuk mengenyam pendidikan di NTU Singapura.

Baca juga: LPDP dan UIII Buka Beasiswa Jenjang Doktoral, Ini Syaratnya

Ia pun yakin bahwa program ini akan menghasilkan lulusan yang beragam dan kaya akan budaya yang mampu bekerja di bidang yang saling menguntungkan bagi negara Indonesia dan Singapura.

“Mereka akan menjadi duta masa depan untuk hubungan yang lebih erat antara Indonesia dan Singapura,” jelas Prof. Ho Teck Hua.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com