Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gelar "Mini Workshop", Pulpenmas Institute Ajak Sekolah Mulai Perhatikan "Customer Experience"

Kompas.com - 30/05/2024, 11:13 WIB
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com - Pulpenmas Institute, lembaga pengembangan sumber daya manusia dan sistem manajemen institusi pendidikan, menggelar Mini Workshop bertajuk "Memorable and Great Customer Experience for School" pada 28-29 Mei 2024.

Gelar wicara daring ini berangkat dari perilaku masyarakat, khususnya kelas menengah, dalam memilih lembaga pendidikan yang sudah banyak berubah. Mereka tidak memilih lembaga pendidikan sekadar mengajarkan mata pelajaran di kelas.

Lebih dari itu, masyarakat saat ini memilih lembaga pendidikan yang memberikan extraordinary experience atau pengalaman unik bagi putra-putrinya.

Hal ini diperkuat data yang dikutip Pulpenmas Institute menunjukkan 85 persen orang mau membayar sampai dengan 25 persen lebih mahal untuk menjamin mendapatkan customer experience menyenangkan.

"Kami bahagia dengan antusiasme dan partisipasi luar biasa para pegiat pendidikan di workshop ini," ungkap Jundulloh Al-Furqoni, Master Trainer di Pulpenmas Institute. “Latar belakang sekolah yang beragam, membuat diskusi yang terjadi sangat kaya, penuh insight bermakna, mendalam dan inspiratif," tambahnya lagi.

Dia menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus membantu sekolah-sekolah di Indonesia dalam meningkatkan kualitas layanan dan program melalui penerapan CX.

"Lembaga ini menyediakan berbagai pelatihan, workshop, konsultasi, dan pendampingan untuk membantu sekolah menerapkan CX secara efektif," ujar Jundulloh Al-Furqoni.

Workshop ini memfokuskan pembahasan pada strategi meningkatkan kualitas layanan dan program sekolah melalui penerapan Customer Experience (CX). Para peserta diajak memahami pentingnya menciptakan pengalaman belajar yang positif dan berkesan bagi siswa.

Selain itu, lokakarya juga membahas bagaimana cara memperkuat kinerja guru dan membangun komunitas sekolah yang inklusif dan suportif.

Banyak peserta yang merasakan manfaat dari workshop tersebut. “Kami mendapat banyak contoh-contoh kegiatan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan layanan yang baik untuk siswa maupun orang tua,” tutur Rina Rindayati, Koordinator Jenjang SD BPK Penabur Bandung.

Senada dengan itu, Uning Widyastuti Anastasia, Kepala Divisi Kurikulum Nasional Sekolah Stella Maris BSD, mengungkapkan bahwa banyak insight baru yang dia dapatkan, "meski engagement kami dengan wali murid sudah baik, ternyata perlu dipastikan bahwa semua orang yang berkunjung ke sekolah memiliki memori baik tentang pelayanan kami."

Baca juga: Lebih dari Sekadar Akademik, Sekolah Pribadi Depok Bentuk Karakter dan Masa Depan Siswa

 

Dalam workshop ini, Jundulloh Al-Furqoni memandu peserta untuk mengklasifikasikan customer persona dan mendesain customer experience melalui customer experience journey canvas.

"Ini akan kami gunakan dalam penyusunan program PPDB di tahun ini karena sepertinya sangat bermanfaat untuk inovasi,” ucap Rahadyan Wibisono, Pengurus Harian Yayasan Ummul Quro Depok.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com