Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lebih dari Sekadar Akademik, Sekolah Pribadi Depok Bentuk Karakter dan Masa Depan Siswa

Kompas.com - 29/05/2024, 16:30 WIB
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com - Sekolah Pribadi Depok yang sudah hadir sejak 1995 di kampus Margonda kian memantapkan langkahnya dengan menghadirkan kampus kedua yakni Pribadi Premiere Campus Grand Depok City (GDC), Depok, Jawa Barat. 

General Manager Sekolah Pribadi Depok dan Pribadi Premiere GDC Fatih Pasaoglu (27/5/2024), menegaskan kedua sekolah Pribadi Depok yang dipimpinnya memiliki standar kualitas sama.

"Di sekolah ini keduanya memiliki standar kualitas sama. Di sini (Kampus Margonda) kita menggunakan kurikulum Cambridge SD SMP SMA dan kurikulum nasional. Kampus GDC insyaallah di sana juga Cambridge tapi harus ada proses dulu di nasional baru ke Cambridge," jelas Fatih.

Lebih jauh dia menjelaskan Sekolah Pribadi selain mengembangkan kemampuan akademik siswa juga memperhatikan pengembangan dan pendidikan karakter serta membantu siswa dalam mempersiapkan masa depan mereka.

"Kami memiliki program guidance (pendampaingan). Ada program academic guidance, kita juga memperhatikan pengembangan pendidikan karakter edukasi. Termasuk mengajak siswa untuk siswa peduli pada sosial, lingkungan, kebersihan, berbagi dan lain-lain," jelas Fatih.

Dia menambahkan, pihaknya secara khusus memberikan perhatian khusus dalam membantu siswa dalam merancang masa depan mereka, di antaranya melalui program college counselor.

"Karena seperti kita tahu sekitar 80 persen mahasiswa Indonesia itu salah jurusan. Biar tidak seperti itu kami mengadakan program college counselor yang mengarahkan siswa sesuai kemampuan dan bakatnya," ungkap Fatih.

Pendidikan dasar: akademik dan karakter

Kepala SD Pribadi, Mikawati dalam kesempatan sama menyampaikan, Sekolah Pribadi yang menjadi bagian dalam sekolah SPK memberikan perhatian lebih pada pendidikan budi pekerti, social emotional learning, selaian kemampuan akademik literasi dan juga numerasi.

Baca juga: Pendidikan Karakter Anak Ditularkan lewat Contoh Nyata Orangtua dan Guru

Terkait penguatan literasi dan numerasi, Mika menjelaskan Sekolah Pribadi memiliki aplikasi RASKIDS di mana para siswa yang sudah masuk dalam generasi digital native ini belajar secara online, membaca dan menulis, serta penugasan.

"Dan setiap akhir tahun ini, kita memberikan award untuk anak-anak. Jadi diberikan kategori misalnya dia harus membaca buku minimal dalam satu tahun itu 100 buku baru bisa dapat bronze. Nanti 100 ada range sampai silver dan gold," jelas Mika dalam menumbuhkan minat baca siswa.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com