Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

DPR Hitung Anggaran Pendidikan dari APBN, Cek Urgensi Kenaikan UKT

Kompas.com - 29/05/2024, 15:46 WIB
Sania Mashabi,
Ayunda Pininta Kasih

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf mengatakan, saat ini pihaknya tengah menghitung pembiayaan pendidikan dari pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024.

Penghitungan itu digunakan untuk mengetahui apakah kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) itu memang sangat diperlukan atau tidak.

"Dan kebetulan kami saat ini sedang membuat pembiayaan pendidikan. Dan dari situ kita bisa melihat jika ada kebutuhan menaikkan biaya itu karena faktor apa dan berapa besarnya," kata Dede saat dihubungi, Selasa (29/5/2024).

Baca juga: Kemendikbud Bagikan 6 Skema PTN jika UKT dan IPI Batal Naik

Selain itu, lanjut Dede, pihaknya juga akan tetap memantau kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) di perguruan tinggi negeri (PTN).

Hal itu dilakukan Komisi X untuk melihat apakah kenaikan UKT dibatalkan hanya untuk tahun ini atau justru dilakukan di tahun mendatang.

"Kami akan tetap pantau karena di sini dikatakan untuk tahun ini tidak naik. Jadi apakah tahun depan naik atau tidak, tapi kita akan pantau," ujarnya.

Dede juga sangat mengapresiasi pemerintah utamanya pada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sangat mendengarkan keinginan mahasiswa.

"Maka dari itu saya yakin Presiden juga akan meminta menteri untuk menyelesaikan dengan cara yang baik dan sesuai juga dengan harapan dari para mahasiswa dan Komisi X untuk membatalkan Permendikbud Nomor 2 Tahun 2024 atau menunda kenaikan UKT," jelas Dede Yusuf.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) membatalkan kenaikan Uang UKT.

Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim, menyebut hal ini berdasarkan masukan masyarakat terkait implementasi UKT tahun ajaran 2024/2025 dan sejumlah koordinasi dengan perguruan tinggi negeri (PTN), termasuk PTN berbadan hukum (PTN-BH).

Baca juga: Kemendikbud: 75 PTN Resmi Batalkan UKT dan IPI Tahun 2024

"Terima kasih atas masukan yang konstruktif dari berbagai pihak. Saya mendengar sekali aspirasi mahasiswa, keluarga, dan masyarakat. Kemendikbudristek pada akhir pekan lalu telah berkoordinasi kembali dengan para pemimpin perguruan tinggi guna membahas pembatalan kenaikan UKT dan alhamdulillah semua lancar. Baru saja saya bertemu dengan Bapak Presiden dan beliau menyetujui pembatalan kenaikan UKT," kata Nadiem selepas bertemu Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta pada Senin (27/5/2024).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com