Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

British Council dan Kemendikbud Gelar Pelatihan Bahasa Inggris bagi Guru

Kompas.com - 29/05/2024, 15:35 WIB
Sania Mashabi,
Ayunda Pininta Kasih

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kemampuan mengajar Bahasa Inggris guru-guru di Indonesia, utamanya di tingkat Sekolah Dasar (SD), dinilai perlu ditingkatkan.

Merespons kondisi tersebut, British Council dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) untuk mengadakan pelatihan Bahasa Inggris untuk para guru.

“Kami sangat senang bermitra dengan Kemendikbud Ristek untuk meningkatkan kualitas dan inklusivitas pengajaran dan pembelajaran bahasa Inggris di Indonesia," kata Direktur Indonesia dan Asia Tenggara, British Council Summer Xia di Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2024).

Baca juga: British Council Buka Beasiswa Khusus Perempuan, Upaya Runtuhkan Batasan Gender di Bidang STEM

Menurut Xia, kolaborasi ini menegaskan komitmen British Council untuk mendukung pengembangan profesional guru bahasa Inggris di seluruh negeri.

Juga bertujuan untuk menciptakan dampak berkelanjutan pada pendidikan bahasa Inggris di Indonesia yang diharapkan dapat memberi manfaat bagi ribuan siswa dalam jangka panjang.

Adapun saat ini terdapat 490 guru dengan kemampuan bahasa Inggris tertentu terpilih yang sedang mengikuti pelatihan pengembangan profesional oleh British Council secara daring dari bulan Februari hingga Agustus 2024.

Pelatihan ini dirancang untuk guru sekolah dasar dan menengah terpilih serta difasilitasi oleh para pelatih atau e-moderator dari British Council.

Selain itu, British Council Indonesia juga sedang melatih 34 fasilitator dari Indonesia untuk menjadi moderator program pelatihan guru online secara efektif.

Pelatihan yang bekerja sama dengan Norwich Institute for Language Education (NILE) ini mencakup e-moderation, familiarisasi terhadap learning management system (LMS) dan materinya, serta Training of Trainers (ToT) tatap muka.

Baca juga: 18 Beasiswa S1-S3 Luar Negeri Sepi Peminat padahal Benefitnya Melimpah

Setelah sertifikasi, para fasilitator ini akan memfasilitasi pelatihan untuk kelompok guru bahasa Inggris yang lebih besar.

Program pelatihan ini juga analisis kebutuhan yang komprehensif untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan profesional guru bahasa Inggris dan menilai kesiapan sistem pendidikan untuk implementasi kebijakan pengenalan kembali bahasa Inggris sebagai mata pelajaran di SD.

Penelitian yang dilakukan oleh British Council dan Kemendikbud Ristek ini akan menjadi dasar bagi implementasi kebijakan yang efektif. Selain itu, pelatihan ini juga menyediakan serangkaian intervensi pengembangan model pelatihan yang mencakup program Pengembangan Profesional Berkelanjutan bagi guru dan peningkatan kapasitas bagi pelatih guru.

Hasil intervensi tersebut, dipadukan dengan hasil analisis kebutuhan, akan menjadi masukan bagi rancangan program pengembangan kompetensi guru bahasa Inggris dalam skala nasional yang sedang digagas oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Kemendikbud Ristek.

Baca juga: 3 Beasiswa S1 Dalam Negeri Tanpa TOEFL, IPK, dan Langsung Daftar PPG

 

"Program pelatihan guru skala nasional ini kedepannya bertujuan untuk menjangkau lebih banyak guru bahasa Inggris di sekolah dasar dan menengah dari tahun 2024 hingga 2027," ujar Xia.

Sementara itu, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Ristek Prof. Nunuk Suryani mengapresiasi dukungan British Council dalam meningkatkan pengajaran dan pembelajaran bahasa Inggris untuk para murid di Indonesia.

"Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan British Council dalam upaya meningkatkan kompetensi para guru bahasa Inggris, serta komitmen bersama untuk mendukung kesuksesan implementasi kebijakan pengajaran bahasa Inggris di sekolah dasar," kata Prof. Nunuk.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com