Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Soal "Student Loan", Mendikbud Nadiem: Saat ini Masih Wacana

Kompas.com - 24/05/2024, 10:02 WIB
Sania Mashabi,
Mahar Prastiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim mengatakan, saat ini penerapan skema student loan di Indonesia masih dalam tahap wacana.

Adapun student loan adalah skema pinjaman dana dari pemerintah untuk mahasiswa yang kesulitan membayar kuliah dan dikembalikan ketika sudah lulus dan mendapat pekerjaan yang layak.

"Saat ini (masih) wacana tingkatnya untuk pembahasan mengenai student loan," kata Nadiem saat rapat kerja dengan Komisi X DPR, Selasa (21/5/2024) lalu.

Baca juga: Mendikbud Sebut Kenaikan UKT Jadi Momen Tingkatkan Kuota KIP Kuliah

Menurut Nadiem, penerapan student loan masih memerlukan pembahasan yang cukup panjang dengan Kementerian Keuangan.

Sementara saat ini pembahasan student loan baru sebatas internal di Kemendikbud Ristek.

"Jadi belum ada keputusan atau detil yang cukup bisa saya umumkan," ungkap dia.

Kajian dua skema student loan

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Prof. Warsito mengatakan, pemerintah tengah mengkaji dua skema student loan.

"Berbagai skenario bisa dilakukan, tapi ada dua skema yang bisa dilakukan," kata Prof. Warsito dikutip dari akun YouTube Forum Merdeka Barat 9, Sabtu (23/3/2024).

Baca juga: Mendikbud Nadiem Bakal Hentikan Kenaikan UKT PTN yang Tidak Rasional

Skenario pertama, kata Prof. Warsito adalah memberikan pinjaman dengan mekanisme yang sangat lunak seperti konsep kredit mikro.

Sedangkan skenario kedua adalah memberikan pinjaman tanpa bunga yang dananya berasal dari dana bergulir.

"Satu skenario yang menggunakan pinjaman yang sangat lunak artinya seperti konsep kredit mikro yang tiga persen seperti KUR," ujarnya.

"Kemudian yang kedua tanpa bunga. Artinya, ini menggunakan dana bergulir," lanjut dia.

Baca juga: Kemendikbud Sebut Cuma 3,7 Persen Mahasiswa Baru Kena UKT Tinggi

Selain itu, pemerintah juga mengkaji kemampuan lembaga lain, seperi CSR dan filantropi untuk membuat skenario pinjaman tanpa bunga.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com