Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/06/2023, 14:21 WIB
Dian Ihsan

Penulis

KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mengungkapkan ada 23 perguruan tinggi swasta (PTS) yang izin operasionalnya dicabut (ditutup) akibat melakukan pelanggaran berat.

Akibatnya banyak mahasiswa dari 23 kampus tersebut yang kena dampak. Tak lupa dosen dan tenaga pendidik juga ada yang terkena dampak.

Baca juga: Suka Makan Pecel Lele dan Ayam? Ini Bahayanya Menurut Dosen FK UMM

Plt. Dirjen Diktiristek Kemendikbud Ristek Prof. Nizam mengatakan, bagi dosen dan tenaga pendidik yang memiliki rekam jejak baik, maka akan dipindah ke perguruan tinggi yang sehat.

"Bagi yang terbukti ikut serta dalam pelanggaran akan diberikan sanksi dan dimasukkan daftar hitam (black list)," ucap dia dalam keterangannya, Jumat (9/6/2023).

Terkait penyelewengan sarana dan prasarana, Prof. Nizam menjelaskan, hal tersebut diserahkan kepada ketentuan hukum.

Begitu juga dengan hal-hal terindikasi pidana lainnya.

"Sesuai peraturan perundangan yang berlaku, pengenaan sanksi administratif tidak menunda dan tidak meniadakan sanksi pidana. Indikasi pidana akan diproses Inspektorat Jenderal dan Biro Hukum Kemendikbudristek untuk kemudian diserahkan kepada kepolisian maupun kejaksaan," jelas Prof. Nizam.

Pemerintah tanggung jawab atas kampus yang ditutup

Prof. Nizam mengaku, meskipun berdasarkan peraturan pemenuhan hak mahasiswa untuk pindah merupakan tanggung jawab badan penyelenggara perguruan tinggi yang izinnya dicabut, tetapi pemerintah tetap melindungi, mengadvokasi, dan memfasilitasi mahasiswa yang terdampak untuk pindah dan mendapatkan hak-haknya.

Baca juga: Mahasiswa Terdampak 23 PTS Ditutup, Kemendikbud: Kita Alihkan ke Kampus Sehat

Mahasiswa yang terdampak, dapat menghubungi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) setempat, agar dibantu proses pengalihan angka kreditnya.

Mahasiswa juga bisa langsung ke PTS yang sehat untuk pindah. Nilai dan SKS yang sudah diperoleh dapat ditransfer ke PTS baru selama proses perolehan SKS tersebut melalui pembelajaran sesuai standar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com