Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Misbah Fikrianto

Deputi Direktur Administrasi SEAMEO QITEP IN LANGUAGE, Kemendikbud Ristek.

Kurikulum Merdeka Menguatkan Karakter dan Kolaborasi Siswa

Kompas.com - 05/12/2022, 20:23 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

KOMPAS.com - Pengembangan kurikulum merupakan sesuatu yang dibutuhkan sesuai dengan generasinya. Kurikulum merupakan komponen yang sangat penting dalam proses pendidikan.

Pengembangan kurikulum merupakan suatu penyesuaian untuk menghasilkan profil lulusan yang berkualitas. Pencapaian capaian pembelajaran merupakan suatu hasil dari proses yang terintegrasi.

Kebijakan penerapan Kurikulum Merdeka sebagai upaya untuk memberikan layanan pembelajaran kepada peserta didik. Penerapan Kurikulum Merdeka dilaksanakan secara bertahap pada setiap jenjang satuan pendidikan.

Dalam rangka melaksanakan ketentuan dalam Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran, perlu penetapan satuan pendidikan pelaksana implementasi Kurikulum Merdeka melalui jalur mandiri.

Kurikulum Merdeka merupakan terobosan yang baik untuk merubah paradigma proses sampai kepada hasil pembelajaran yang ada.

Beberapa karakteristik utama dari Kurikulum Merdeka yang mendukung pemulihan pembelajaran adalah:

  • Pembelajaran berbasis projek untuk pengembangan aktivitas soft skills dan karakter siswa sesuai profil pelajar Pancasila
  • Fokus pada materi esensial sehingga ada waktu cukup untuk pembelajaran yang mendalam bagi kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi
  • Fleksibilitas bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang terdiferensiasi sesuai dengan kemampuan peserta didik dan melakukan penyesuaian dengan konteks dan muatan lokal

Profil Pelajar Pancasila

Desain pembelajaran telah dilakukan penyesuaian dengan karakteristik dan kebutuhan siswa.

Profil Pelajar Pancasila mencakup beberapa hal, diantaranya: Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia, Berkebinekaan Global, Gotong Royong, Mandiri, Bernalar Kritis, dan Kreatif.

Baca juga: Guru dan Perannya dalam Kurikulum Merdeka

 

Profil pelajar mahasiawa yang mencakup: profil pelajar Pancasila terus dilakukan sosialisasi dan diseminasi, sehingga partisipasi semua pihak untuk mendukung pencapaian hal tersebut sangat strategis dan kolaboratif.

Semoga kita terus memberikan kontribusi untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+