Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/12/2022, 08:30 WIB

KOMPAS.com - Kelas Internasional bisa menjadi jalur yang dipilih siswa atau calon mahasiswa untuk bisa berkuliah di Universitas Indonesia (UI). Berbeda dengan Kelas Reguler, di Kelas Internasional mahasiswa akan mendapat pengalaman belajar di perguruan tinggi dunia yang menjadi mitra UI.

Delapan fakultas di UI yang menyediakan program Kelas Internasional adalah Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Hukum (FH), Fakultas Psikologi (F.Psi), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) khusus untuk Program Studi Komunikasi, Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom), Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), dan Fakultas Teknik (FT).

Fakultas-fakultas ini telah bekerja sama dengan universitas mitra dunia, antara lain Universitas Leiden dan University of Groningen (Belanda), The University of Queensland (Australia), National University of Singapore, serta beberapa universitas terkemuka lainnya.

Baca juga: Mau Masuk UI? Ada 3 Pilihan Bantuan Uang Kuliah bagi Mahasiswa S1-S3

Dengan kata lain, melalui Kelas Internasional, UI memberi kesempatan kepada mahasiswa agar mendapat pengalaman belajar di perguruan tinggi dunia. Diharapkan dapat menciptakan lulusan yang unggul dan berpikiran global yang dapat berkontribusi aktif dalam memecahkan permasalahan global, khususnya di Indonesia.

Minat siswa untuk mengetahui Kelas Internasional UI dinilai kian meningkat. Pasalnya, lebih dari 4.000 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Indonesia hadir di pameran dan sosialisasi pendidikan “UI International Education Expo 2022”, pekan lalu.

Hasilkan lulusan berdaya saing global

Sekretaris Universitas, Agustin Kusumayati menyampaikan bahwa acara ini dilaksanakan agar para calon mahasiswa baru UI mendapat informasi seputar Kelas Internasional dan program internasional lainnya yang diselenggarakan oleh UI dan perguruan tinggi mitra di luar negeri.

Ia mengatakan, salah satu tantangan perguruan tinggi saat ini adalah bagaimana menciptakan generasi muda sebagai global citizen, yaitu orang-orang yang memahami permasalahan global dan berkontribusi dalam mengatasi masalah kemanusiaan dunia.

Baca juga: 64 Jurusan UI, Cek Perbandingan Daya Tampung dan Jumlah Peminat

Untuk menciptakan global citizen, hal yang dikembangkan UI adalah dengan memberikan pemaparan kepada mahasiswa terkait isu global.

Terlebih, adanya pandemi Covid-19 selama tiga tahun terakhir membuat kegiatan belajar di luar negeri sempat dikurangi.

“Pembatasan selama pandemi memberikan kesadaran pada kita bahwa situasi itu harus diatasi dengan melakukan upaya-upaya yang komprehensif dan terintegrasi tanpa dibatasi oleh batas-batas wilayah. Istilahnya adalah “borderless solution”. Borderless solution ini tentu saja menuntut kerja sama yang juga borderless, baik itu kerja sama dalam konteks multidisiplin maupun di sektor lain dan lintas negara,” ujar Agustin dalam keterangan resmi.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+