Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/10/2022, 10:30 WIB

Kampus.com – Samsung Innovation Campus (SIC) 2022 melaksanakan culminating event guna menyeleksi proyek terbaik dari lima finalis tim siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) yang terpilih, Rabu (12/10/2022).

SIC Batch 3 mengusung tema “Internet of Things (IoT) Product Development Bootcamp” yang berfokus meningkatkan kompetensi guru dan para siswa guna mencetak talenta digital yang mumpuni melalui pembelajaran coding, programming, dan IoT.

Harapannya, siswa SMK siap berkompetisi di dunia kerja atau mampu menjadi seorang inovator sejati.

Hal tersebut dilaksanakan dalam proses yang cukup panjang yakni dalam jangka waktu sembilan bulan melalui empat tahapan dan seleksi.

Baca juga: Lulus Kuliah Jadi CPNS, Ini 7 Sekolah Kedinasan Favorit Siswa SMA-SMK

Peserta diberikan pelatihan dan materi yang berhubungan dengan Internet of Things, kemudian diberikan kesempatan untuk merancang project yang dapat menjawab persoalan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Selanjutnya, proyek dari tim SMK dan MAK yang paling kreatif akan lolos ke babak keempat dan berpeluang mendapatkan beasiswa dan penempatan kerja pada mitra Samsung.

“Peserta yang menjadi pemenang akan diberikan hadiah berupa Samsung Galaxy, dilatih lebih lanjut tentang Internet of Things, diberikan beasiswa pendidikan, dan penempatan kerja pada mitra Samsung sendiri," pungkas Director of Software Samsung R & D Indonesia, Risman Adnan.

Di antara 87 partisipan yang hadir dalam ruang zoom, diumumkan lima finalis dengan rancangan project yang kreatif periode 2021/2021.

Adapun lima finalis yang terpilih yakni Tim Altissimo dari SMKN 1 Cimahi, yang merancang solusi Farm Operating System yang akan memudahkan petani mengelola ladangnya. Tim Nebula dari SMKN 1 Cimahi dengan solusi Me-Road untuk mencegah kecelakaan sepeda motor.

Baca juga: Beasiswa Telkom University 2023 bagi Siswa SMA-SMK, Kuliah Gratis

Lalu, Tim Mutu 4 dari SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang dengan solusi AQUAThings untuk mengelola akuarium. Tim Romansa dari Madrasah Aliyah Negeri Asahan dengan solusi DORY untuk mendeteksi kebocoran gas dan api. Serta Tim SIC Geger 3 dari SMKN 1 Geger Madiun dengan solusi Myway untuk membantu kaum tuna netra.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+