Kompas.com - 04/10/2022, 16:40 WIB

KOMPAS.com - Ecoxyztem (PT Greeneration Indonesia), venture builder untuk startup yang bergerak di isu lingkungan dan perubahan iklim (Climate Tech) baru saja mendapatkan pendanaan dari beberapa investor lokal dan global.

Salah satu faktor pendorong adalah dilibatkannya orang muda dalam mencari solusi mengatasi permasalahan lingkungan.

“Potensi pemuda Indonesia sangat luar biasa. Oleh karena itu, kita harus mendukung gerakan ini agar dapat mengatasi permasalah lingkungan, sembari membuka lebih luas peluang kerja ramah lingkungan (green jobs). Mari kita bersama mendukung Ecoxyztem dan gerakan #PercayaEcopreneur,” kata Roni Pramaditia, Ketua Yayasan Medco.

Sebagai informasi, gerakan #PercayaEcopreneur bertujuan membangkitkan pengetahuan masyarakat tentang adanya solusi startup climate-tech, meningkatkan kepercayaan diri kepada para ecopreneur, hingga nantinya masyarakat bisa lebih antusias untuk menggunakan solusi yang ditawarkan oleh startup lingkungan.

Pendanaan Ecoxyztem diperoleh dari beberapa investor korporasi di Indonesia seperti PT TAP Applied Agri Services, PT Konservasi Hutan Indonesia, investor global Pegasus Tech Ventures serta investor individu oleh Roni Pramaditia yang saat ini menjabat sebagai Ketua Yayasan Medco.

Keberhasilan Ecoxyztem dalam mendapatkan pendanaan ini membuktikan bahwa semakin banyak pemangku kepentingan yang percaya pada bisnis di sektor lingkungan, sebuah sinyal positif bagi bidang climate-tech yang saat ini mulai tumbuh dan berkembang pada ekosistem startup di Indonesia.

Baca juga: Transformasi Perpustakaan Menuju Ekosistem Digital Nasional

Dana yang diperoleh akan digunakan sebagai modal kerja untuk mengembangkan setidaknya empat startup pertahun secara intensif, dan menjangkau lebih lebih banyak lagi pelaku usaha di bidang climate-tech yang dapat berkontribusi menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) di Indonesia.

Menurut Jonathan Davy, Co-Founder dan CEO dari Ecoxyztem, proses venture building dari Ecoxyztem dibutuhkan para ecopreneur (pendiri usaha lingkungan) pada tahap awal pengembangan usaha mereka.

Ecoxyztem menjadi co-founder institusional untuk startup dengan memfasilitasi pertumbuhan bisnis mereka melalui metodologi yang disesuaikan dengan konteks Indonesia.

Sesuai pilar kerjanya, Ecoxyztem mencoba menyediakan sumber daya manusia yang berkualitas, bantuan berupa venture architects untuk pemodelan bisnis, dan mendukung penetrasi pasar dengan business matchmaking, serta penggalangan pemodalan.

Baca juga: Rektor IAIK: Pendidikan dan Investasi Tidak Bisa Terpisahkan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.