Kompas.com - 01/10/2022, 11:13 WIB

KOMPAS.com - Singapore Institute of Management (SIM), salah satu lembaga pendidikan dan era belajar sepanjang hayat (lifelong learning) melakukan rebranding guna berfokus pada industri dan keahlian yang akan memberikan manfaat bagi para pelajar dari berbagai kawasan, termasuk Indonesia.

“Dengan memanfaatkan pengetahuan, keahlian, dan teknologi baru, SIM menyediakan pengalaman belajar berbasis keahlian yang memungkinkan pelajar, para profesional, dan perusahaan untuk learn for life, thrive for life,” ujar Mohd Johan Bin Azman, sebagai Country Manager for Indonesia, di Hotel Pullman Thamrin Jakarta, Indonesia, Kamis (29/9/2022).

Untuk menegaskan komitmennya, SIM menandatangani dua Nota Kesepahaman dengan UIC College dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Gloria.

Baca juga: Intip Biaya Kuliah S1-S2 di 3 Negara: Australia, Selandia Baru, Inggris

Kemitraan dengan UIC College akan membuat SIM mampu membuka program diploma kepada masyarakat Indonesia dan memberikan kesempatan bagi pelajar untuk meraih gelar sarjana pilihan mereka di Singapura setelah lulus.

UIC College akan menjadi Pusat Pengajaran Luar Negeri SIM pertama di Indonesia, dan penerimaan mahasiswa pertama ditargetkan pada April 2023.

"Oleh karena itu, UIC College akan menjadi Pusat Pengajaran Luar Negeri SIM pertama di Indonesia. Penerimaan mahasiswa pertama ditargetkan pada April 2023," lanjut Johan.

SIM juga bermitra dengan SMA Gloria di Surabaya sebagai upaya melibatkan pelajar, memahami kebutuhan mereka di level pendidikan tinggi, menyelenggarakan seminar dan lokakarya, dan mengadakan wawancara beasiswa dengan SIM.

Akan dibuka program pertukaran pelajar bagi siswa untuk terlibat dalam kegiatan sosial dan lintas budaya. Selain itu, SIM juga menyatakan komitmennya untuk menyesuaikan pendidikan di Indonesia, seperti kampus merdeka.

Bukan hanya peduli terhadap pelajar, SIM juga akan memberikan beasiswa kepada tenaga pengajar yang ada di Indonesia.

“SIM sendiri akan memberikan beasiswa bagi tenaga-tenaga pengajar seperti guru dan dosen agar mereka mampu menjadi tenaga pendidik yang lebih baik. Beasiswa yang diberikan berupa keahlian memimpin (leadership skill), kemampuan berkomunikasi (communication skill), berfikir kreatif (creative thinking), dan lain-lain,” pungkas Johan.

Baca juga: Beasiswa S1-S2 di 4 Kampus Singapura, Potongan Uang Kuliah hingga 100 Persen

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.