Kompas.com - 30/09/2022, 14:47 WIB
|

KOMPAS.com - Agar mutu pendidikan tinggi di Indonesia terus semakin meningkat, maka kampus harus terakreditasi.

Terkait hal itu, Panja Perguruan Tinggi (PT) Komisi X DPR RI coba mendesak pemerintah untuk meningkatkan anggaran bagi pelaksanaan akreditasi perguruan tinggi maupun program studi.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf saat membacakan salah satu poin hasil Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi X DPR RI bersama Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi (LAM-PT), di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (27/9/2022).

Baca juga: Komisi X DPR Usulkan Jalur Mandiri PTN Dihapus

Dikatakan, Komisi X juga mendorong BAN-PT maupun LAM-PT untuk menyiapkan strategi terkait upaya percepatan akreditasi, pemenuhan assessor, maupun penghematan anggaran, dengan tanpa mengurangi mutu akreditasi.

"Akreditasi mandiri tapi aturannya dari pemerintah, ini jadi catatan penting buat kita. Oleh karenanya mestinya peran negara di sini harusnya lebih eksis lagi dengan alokasi anggaran (pendidikan) yang konon katanya 20 persen itu," terang Dede dikutip dari laman DPR RI.

Sebab, ia menilai minimnya sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki BAN-PT dalam upaya mendukung percepatan akreditasi PT di Indonesia.

Menurutnya, BAN-PT memiliki effort yang sangat besar, dengan hanya memiliki 5 orang staf yang mengurusi ribuan akreditasi PT dan akreditasi mandiri.

Di mana mayoritas akreditasi mandiri berasal dari organisasi profesi yang tidak mendapat bantuan dari pemerintah.

Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Ari Purbayanto mengatakan, selama ini keterlambatan dalam proses akreditasi terjadi ketika masuk akhir tahun dimana anggaran di BAN-PT telah habis.

"Ada yang bilang, BAN-PT lambat, tapi siapa yang mau kita menugaskan asesor tanpa dibayar? Saya yang dikejar nanti. Jadi kami pending," terangnya.

Halaman:
Sumber DPR RI


Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.