Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mobil Listrik USK Siap Berkompetisi di Mandalika

Kompas.com - 19/09/2022, 10:51 WIB
Albertus Adit

Penulis

KOMPAS.com - Mobil listrik hasil inovasi mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK) ini bakal berkompetisi pada ajang Shell Eco Marathon Asia 2022 di Sirkuit Mandalika Oktober 2022 mendatang.

Inovasi dari Tim Malem Diwa tersebut kemudian diluncurkan oleh Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan dengan disaksikan beberapa sponsor pada Jumat (16/9/2022).

Menurut Ketua Tim Malem Diwa M. Haikal Mahadi, mobil bernama Malem Diwa Urban R 5.0 merupakan capaian terbesar Malem Diwa dari mobil listrik yang diciptakan sebelumnya.

Baca juga: Rektor USK: Ini Peran Penting Bidan bagi Masyarakat

Punya beberapa keunggulan

Sebab, Urban R 5.0 punya sejumlah keunggulan, seperti bobot bodi yang sangat ringan yaitu hanya 7 Kg. Bobot ini jauh lebih ringan dari generasi sebelumnya yaitu 40 Kg.

Ini karena mobil dibuat dari material yang sangat ringan yaitu serat carbon. Begitu pula aksesoris mesin lainnya didesain lebih efisien.

Mobil listrik ini menggunakan baterai 2.400 watt yang mampu melaju 20 Km/jam setiap pengisian baterai. Sedangkan daya tempuhnya 130 KM/kWh jauh melampui generasi sebelumnya yang hanya 57,5 KM/kWh.

"Jadi kita berupaya meningkatkan efisiensi mobil listrik ini," ujarnya seperti dikutip dari laman USK.

Sementara Dekan Fakultas Teknik USK Prof. Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur BC menjelaskan sejarah singkat Tim Malem Diwa, yang terbentuk sejak Juni 2015 untuk mengikuti Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) di Malang.

Menariknya, Tim ini mampu meraih peringkat empat besar nasional untuk katagori Prototype Listrik.

Baca juga: USK Komitmen Cetak Banyak Prodi Unggul, Ini Strateginya

Berprestasi di kancah internasional

Tak hanya itu saja, sejumlah prestasi gemilang berhasil diraih Tim Malem Diwa USK baik skala nasional dan internasional.

Di antaranya, peringkat 8 kelas Urban Concept di Shell Eco Marathon Asia 2018 di Singapura, dan peringkat 11 pada kelas yang sama di Shell Eco Marathon Asia 2019 di Malaysia.

"Mobil listrik ini telah menjadi Icon mahasiswa kita, bahwa kita punya inovasi yang diakui dunia internasional," jelasnya.

Tentunya, Rektor USK mengapresiasi prestasi yang ditorehkan oleh mahasiswanya tersebut. Sebab mampu berinovasi di ajang Shell Eco Marathon Asia.

"Inovasi dan prestasi yang berkelanjutan seperti ini tentu tidak mudah. Maka ini kebanggaan kita semua dan pimpinan universitas akan terus mendukung," terang Rektor.

Sementara Perwakilan Shell Indonesia Susi Hutapea mengatakan, USK patut berbangga atas capaian ini. Hal itu karena kompetisi akan diikuti sekitar 70 peserta dari 12 negara dan bertanding di sirkuit kelas dunia yakni sirkuit Mandalika.

Selain itu, inovasi ini menunjukkan mahasiswa USK mampu berpikir visioner untuk meletakkan pondasi pembangunan bangsa.

Baca juga: Mahasiswa UGM Inovasi Tongkat Pintar bagi Tunanetra dan Lansia

"Mendapat undangan masuk sirkuit saja merupakan prestasi. Karena aturannya sangat ketat dan persaingannya antar negara," tuturnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com