Kompas.com - 19/08/2022, 15:54 WIB

KOMPAS.com - Kehadiran kendaraan tanpa awak atau kendaraan otonom (autonomous vehicle) AV atau AV merupakan keniscayaan sebagai bagian dari sistem transportasi masa depan.

Hal ini mengemuka dalam webinar "Melirik Prospek Kendaraan Otonom di Indonesia: Peluang serta Tantangannya" yang merupakan hasil kerja sama antara President University (PresUniv), Kementerian Perhubungan, dan PT Jababeka & Co. 

Webinar yang digelar pada 13 Agustus 2022 ini dihadiri lebih dari 500 peserta dari kalangan mahasiswa, dosen dari sekitar 60 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam sambutan webinar menyampaikan, AV merupakan moda transportasi masa depan dan akan menjadi bagian dari sistem transportasi cerdas (intelligent transport system atau ITS).

Budi Karya menilai, kendaraan ini memiliki beberapa keunggulan, di antaranya, tepat waktu, konsumsi bahan bakarnya hemat hingga 15 persen, mengurangi emisi karbon, mengatasi kemacetan lalu lintas, dan mengurangi tingkat kecelakaan akibat kelalaian manusia (human error) hingga 40 persen.

"Dengan sejumlah keunggulannya tersebut, pemerintah ingin mengoperasikan AV di kawasan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur. Ini sejalan dengan konsep IKN, yakni green and smart city yang mengutamakan penggunaan energi baru terbarukan dan ramah lingkungan," ungkap Budi Karya.

Meski begitu masih ada sejumlah tantangan dalam mewujudkan AV sebagai bagian dari sistem transportasi nasional di antaranya, kesiapan jalan, kondisi lingkungan, jaringan internet, regulasi teknis yang terkait dengan laik jalan, termasuk pelaksanaan uji kendaraan.

"Pemerintah saat ini tengah menyusun dan mematangkan regulasi yang terkait dengan kendaraan otonom. Untuk mewujudkan AV menjadi bagian dari sistem transportasi nasional, pemerintah membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari banyak pihak, seperti akademisi dan kalangan swasta," ungkas Menhub.

Baca juga: UGM Siap Terjunkan Mobil Formulanya di Belanda

Prospek kendaraan otonom

Dalam kesempatan sama, Direktur PT Jababeka Tbk. Suteja Sidarta Darmono menegaskan, pihaknya siap mendukung kehadiran kendaraan otonom di Indonesia.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.