Kompas.com - 02/08/2022, 08:54 WIB
|

KOMPAS.com - Saat anak beranjak remaja, maka akan mengalami menstruasi (putri) dan mimpi basah (putra). Ini adalah tanda bahwa remaja masuk masa pubertas.

Namun, ada sebagian masyarakat yang masih berpikiran feodal, yakni gadis remaja yang sudah mengalami menstruasi sudah layak untuk berumah tangga.

Mengutip ungkapan dari Dirjen Dikdasmen Kemendikbud Ristek, Dr. Indrajati Sidi, data tamatan/lulusan SMA dan sederajat sebanyak 88,4 persen tamatan tidak melanjutkan ke perguruan tinggi, ini juga menjadi salah satu penyebab pernikahan dini di masyarakat.

Baca juga: Mahasiswa UNY Bimbing ABK sampai Bisa Calistung

Bahkan banyak kaum remaja putri khususnya, yang karena kemauan sendiri atau didorong orangtua untuk menikah di usia muda. Salah satu alasannya karena ketidakmampuan orangtua menyekolahkan anaknya.

Tapi, apakah pernikahan dini itu sah-sah saja atau dilarang? Hal ini yang disampaikan Dosen kimia FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Dr. Das Salirawati dalam sarasehan berjudul ‘Ada Apa Dengan Menikah’ di desa Tunggularum Wonokerto Sleman DIY, Minggu (31/7/2022).

Menurutnya, seseorang dikatakan nikah dini ditinjau dari usia dan kematangan mentalnya belum cukup untuk memasuki dunia rumah tangga.

"Secara biologis, wanita siap untuk bereproduksi pada usia 20 tahun, sedangkan untuk pria 25 tahun," ujarnya dikutip dari laman UNY.

Pada usia itulah organ-organ reproduksi siap untuk berfungsi secara optimal, artinya sel telur siap untuk dibuahi dan sel sperma baik untuk pembuahan.

Selain itu pada usia 20 tahun wanita secara psikologis telah siap untuk mengurus rumah tangga, dan pada usia 25 tahun pria juga telah siap menjadi kepala keluarga.

Penyebab pernikahan dini

Namun, ada beberapa sebab pernikahan dini, diantaranya karena:

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.