Kompas.com - 01/07/2022, 13:38 WIB
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Baru-baru ini, Pertamina memberikan kebijakan baru bagi konsumen yang hendak membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar.

Konsumen harus menggunakan aplikasi MyPertamina untuk menjadi syarat pembelian BBM bersubsidi Pertalite dan Solar per Juli 2022.

Kebijakan ini dilakukan bukan tanpa alasan. Pemerintah ingin mendata dan membatasi pembelian BBM jenis Pertalite. Sehingga dapat menjadi acuan agar distribusi Pertalite tepat sasaran.

Kebijakan ini mengundang komentar para pakar. Termasuk pakar Ekonomi Universitas Pasundan (Unpas) Acuviarta Kartabi.

Baca juga: Peneliti IPB Kembangkan Herbal Mineral Blok Atasi Wabah PMK

Perlu alternatif penggunaan aplikasi

Acuviarta Kartabi mengungkapkan, pemberlakuan pembelian Pertalite lewat aplikasi MyPertamina, sementara tidak semua masyarakat memiliki dan bisa mengakses aplikasi.

Sehingga pemerintah perlu menyiapkan alternatif untuk mempermudah transaksi.

"Saya rasa butuh alternatif, minimal dari sisi aplikasi lebih mudah dikendalikan atau digunakan biar bisa terpantau," terang Acuviarta Kartabi seperti dikutip dari laman Unpas, Jumat (1/7/2022)

Dia menjelaskan, selain itu di lokasi SPBU juga harus disediakan sarana atau kemudahan transaksi. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi masyarakat yang tidak mempunyai handphone dan sulit beradaptasi dengan perubahan ini.

Baca juga: 10 Tempat Kerja Terbaik di Indonesia 2022, Fresh Graduate Cek

Antisipasi pembatasan pembelian Pertalite

Dia menilai, pemerintah perlu mengantisipasi pembatasan pembelian Pertalite karena dikhawatirkan mengganggu perekonomian maupun meningkatkan inflasi.

Menurutnya, pembatasan pembelian BBM jenis Pertalite, merupakan dampak kenaikan Pertamax yang sudah terjadi beberapa waktu belakangan ini.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkenalan dengan 2K: Kinerja dan Kesejahteraan dalam Bekerja

Berkenalan dengan 2K: Kinerja dan Kesejahteraan dalam Bekerja

Edu
Kompas.com Bersama Tes Bakat Indonesia Kasih Wawasan Karier untuk Ratusan Siswa SMA Ricci 1 dan 2

Kompas.com Bersama Tes Bakat Indonesia Kasih Wawasan Karier untuk Ratusan Siswa SMA Ricci 1 dan 2

Edu
3 Organisasi Ini Danai Siswa Kurang Mampu untuk Kuliah di Pendidikan Tinggi

3 Organisasi Ini Danai Siswa Kurang Mampu untuk Kuliah di Pendidikan Tinggi

Edu
[POPULER EDUKASI] Rektor Undip Larang Keras Perpeloncoan | 1 Keluarga Alumni Unair Raih Gelar Doktor | 4 Kampus Bidang 'Egineering-Technology' Terbaik Indonesia

[POPULER EDUKASI] Rektor Undip Larang Keras Perpeloncoan | 1 Keluarga Alumni Unair Raih Gelar Doktor | 4 Kampus Bidang "Egineering-Technology" Terbaik Indonesia

Edu
Kenaikan Tarif Ojek Online, Ekonom Unair: Pengaruhi Daya Beli dan Inflasi

Kenaikan Tarif Ojek Online, Ekonom Unair: Pengaruhi Daya Beli dan Inflasi

Edu
Penuh Filosofi, Dua Mahasiswa ITB Menang Kompetisi Desain Hunian

Penuh Filosofi, Dua Mahasiswa ITB Menang Kompetisi Desain Hunian

Edu
Raih Akreditasi Unggul, Uhamka Berikan Santunan untuk 1.000 Anak Yatim

Raih Akreditasi Unggul, Uhamka Berikan Santunan untuk 1.000 Anak Yatim

Edu
Tambah 2, Kini Unhas Punya 451 Guru Besar

Tambah 2, Kini Unhas Punya 451 Guru Besar

Edu
Ubah Pedoman Ejaan, Badan Bahasa Luncurkan EYD Edisi V

Ubah Pedoman Ejaan, Badan Bahasa Luncurkan EYD Edisi V

Edu
Kalbis Institute Siapkan Beasiswa Rp 25 Miliar untuk 450 Calon Mahasiswa

Kalbis Institute Siapkan Beasiswa Rp 25 Miliar untuk 450 Calon Mahasiswa

Edu
Bantu Siswa SD Cepat Membaca, Mahasiswa IPB Hadirkan Media Belajar Caksara

Bantu Siswa SD Cepat Membaca, Mahasiswa IPB Hadirkan Media Belajar Caksara

Edukasi
20 Universitas Terbaik di Jawa Timur Versi UniRank 2022, Ada 11 PTS

20 Universitas Terbaik di Jawa Timur Versi UniRank 2022, Ada 11 PTS

Edu
UNS Luncurkan Inclusion Matrics, Wujudkan Kampus Ramah Disabilitas

UNS Luncurkan Inclusion Matrics, Wujudkan Kampus Ramah Disabilitas

Edukasi
KRS dan SKS, Ini Perbedaannya yang Harus Diketahui Mahasiswa

KRS dan SKS, Ini Perbedaannya yang Harus Diketahui Mahasiswa

Edukasi
Lowongan Kerja KAI Services bagi Lulusan D3, Cek Syaratnya

Lowongan Kerja KAI Services bagi Lulusan D3, Cek Syaratnya

Edu
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.