Kompas.com - 23/06/2022, 15:35 WIB

KOMPAS.com - Pada HUT ke-495 Kota Jakarta, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi atau LLDikti Wilayah III turut mengukir, berkontribusi, dan membangun Kota Jakarta terutama dalam penyelenggaraan perguruan tinggi, baik perguruan tinggi negeri maupun swasta.

LLDikti semula bernama Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) dan berdiri pada tahun 1968. Pada saat itu, pertumbuhan Perguruan Tinggi Swasta yang pesat berdampak positif pada partisipasi pendidikan tinggi.

Pada tahun 2018, LLDikti hadir di bawah Kementerian Ristekdikti dan beberapa tahun kemudian bergabung kembali bersama Kemendikbud Ristek.

Semenjak tahun 2022, ada banyak terobosan telah dihasilkan LLDikti Wilayah III di bawah kepemimpinan Paristiyanti Nurwardani yang menjabat sebagai Kepala LLDikti Wilayah III sejak Januari 2022.

Dalam pertemuannya dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, 19 Juni 2022 lalu, Paris melaporkan berbagai capaian pendidikan tinggi di Jakarta dan program kerja LLDikti Wilayah III yaitu program percepatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Bentuk dukungan dilakukan di antaranya melalui program "Dikti Monas" yaitu Pendidikan Tinggi yang Melayani Optimal, Integritas, Amanah dan memberi Solusi”  yang saat ini diberikan kepada 290 perguruan tinggi swasta di Jakarta.

Program Dikti Monas difasilitasi lewat 5 klinik antara lain; Klinik Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Klinik Jurnal, Klinik Mutu, Klinik Jabatan Akademik dan Sister, serta Klinik Mahasiswa.

Baca juga: Unkris dan Usahid Sepakat Sinergikan Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Lima klinik ini dihadirkan untuk mendukung delapan indikator kinerja utama pendidikan tinggi yakni: lulusan mendapat pekerjaan layak, mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus, dosen berkegiatan di luar kampus, praktisi mengajar di dalam kampus, program studi berstandar internasional, kelas kolaboratif dan partisipatif, program studi bekerjasama dengan mitra kelas dunia, dan hasil kerja dosen digunakan masyarakat serta mendapat rekognisi internasional.

Hasil dari percepatan MBKM LLDikti Wilayah III yang tercatat pada Juni 2022 ini antara lain;

  • 19 perguruan tinggi dengan akreditasi A/Unggul
  • 1.356 jumlah akreditasi program studi dengan minimal B
  • 18.000 Dosen yang memiliki jabatan fungsional
  • 409 Profesor/Guru Besar
  • 98 persen kepatuhan dalam pelaporan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI)
  • 325 jumlah jurnal ilmiah serta
  • 4.651 mahasiswa berprestasi.

Berbagai capaian ini merupakan buah dari berbagai kegiatan MBKM seperti magang, asistensi mengajar, membangun desa, penelitian, proyek kemanusiaan, kewirausahaan, studi/proyek mandiri, pertukaran mahasiswa.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.