Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

ITS Sosialisasi Jalur SKM bagi Calon Mahasiswa, Ini Skemanya

Kompas.com - 09/06/2022, 14:57 WIB
Albertus Adit

Penulis

KOMPAS.com - Salah satu universitas terbaik di Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mengadakan sosialisasi jalur Seleksi Kemitraan dan Mandiri (SKM) bagi calon mahasiswa.

Hal ini dilakukan usai pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022 melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Menurut Direktur Pendidikan ITS Dr. Eng. Siti Machmudah, ST., MEng., secara resmi jalur SKM ITS dibuka pendaftarannya mulai 2–26 Juni 2022.

Baca juga: Tim Antasena ITS Kembangkan Mobil Berenergi Hidrogen

Seleksi ini menggunakan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2022 yang diselenggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) atau nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) ITS 2022 atau Ujian Masuk Desain (UMDesain) ITS 2022 (khusus program studi desain) yang diselenggarakan oleh ITS.

"Seleksi Kemitraan dan Mandiri memberi kesempatan bagi lulusan SMA/MA/SMK pada tiga tahun terakhir," ujarnya dikutip dari laman ITS, Rabu (8/6/2022).

Perbedaan seleksi mandiri dan kemitraan

Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Admisi ITS Dr. Eng. Unggul Wasiwitono, ST., MEngSc., mengatakan terkait perbedaan antara seleksi Mandiri dengan Kemitraan.

Seleksi Kemitraan diperuntukkan bagi siswa SMA/MA/SMK utusan instansi mitra perusahaan, Pemprov, Pemkot, Pemkab yang mempunyai nota kesepahaman dengan ITS.

Sedangkan seleksi Mandiri, diperuntukkan bagi siswa SMA/MA/SMK dari masyarakat umum yang berminat. Jika untuk mengikuti seleksi Mandiri didasarkan pada nilai UTBK/TKA/UMDesain dan kriteria lainnya.

"Sedang untuk seleksi Kemitraan hanya diperlukan melakukan input nomor peserta UTBK, tidak perlu nilai UTBK," jelasnya.

Baca juga: Seleksi Mandiri ITS 2022: Catat Jadwal Penting dan Daya Tampungnya

Dijelaskan, tahun ini ITS kembali membuka skema seleksi melalui UMDesain, yaitu ujian masuk desain yang termasuk dalam skema SKM.

Ujian ini hanya khusus bagi pendaftar yang ingin masuk di tiga program studi desain ITS, yakni Desain Komunikasi Visual (DKV), Desain Produk Industri (Despro), dan Desain Interior.

Adanya UMDesain ini dapat membantu calon mahasiswa yang kreatif dan memiliki minat bakat dalam bidang desain. "Selama ini, mereka mengalami kendala karena latar belakang non-IPA di SMA dan terkendala dalam mengerjakan UTBK," tuturnya.

Di UMDesain, para pendaftar mengikuti satu paket ujian yang bersifat wajib. Di antaranya, TPA dan ujian menggambar. Adapun Nilai UTBK baik Saintek maupun Soshum dapat disertakan dan hanya dipertimbangkan jika nilai yang diraih melebihi nilai TPA.

Untuk pelaksanaan UMDesain sendiri akan diselenggarakan pada 3 Juli 2022 dan diselenggarakan di dua kota yaitu Surabaya dan Jakarta.

Tak hanya itu saja, Unggul juga menjelaskan kembali dibukanya jalur seleksi reguler untuk vokasi (D4).

"Seleksi vokasi atau D4 bisa memilih jalur reguler yang UKT-nya mengikuti kategori kemampuan orang tua dan tanpa SPI (Sumbangan Pengembangan Institusi) atau jalur Mandiri yang harus membayar UKT dan SPI," jelasnya.

Sedang bagi seleksi reguler, calon mahasiswa dapat menerima Kartu Indonesia Pintar – Kuliah (KIP-K), tetapi hanya dikhususkan untuk program studi dengan akreditasi A dan B.

Baca juga: UGM Peringkat Ke-231 Versi QS WUR, di Indonesia Nomor 1

Adapun semua pendaftaran dilakukan secara online melalui laman admission.its.ac.id. Nantinya, pendaftar diarahkan membuat akun pada myITS SSO. Pembuatan akun tersebut akan digunakan untuk melakukan pendaftaran pada jalur-jalur seleksi masuk tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com