Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

UGM, ITB, UI Jadi Kampus Terbaik Indonesia 2023, Peringkat Berapa di Dunia?

Kompas.com - 09/06/2022, 14:26 WIB
Ayunda Pininta Kasih

Penulis

KOMPAS.com - Lembaga pemeringkatan universitas dunia The Quacquarelli Symonds kembali merilis perguruan tinggi terbaik dunia dalam QS World University Ranking (QS WUR) 2023 yang dirilis hari ini, Kamis (9/6/2022).

Sebanyak 16 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Indonesia masuk dalam pemeringkatan QS WUR 2022.

Di tahun ini, sebanyak 2.464 perguruan tinggi dunia mendapat penilaian, sementara pemeringkatan dilakukan terhadap 1.422 perguruan tinggi yang memenuhi syarat.

Metodologi pemeringkatan didasarkan pada sejumlah aspek, yaitu Academic Reputation, Employer Reputation, Faculty Student Ratio, Citations per Faculty, International Faculty Ratio, dan International Students Ratio.

Baca juga: 10 Kampus Indonesia dengan Kualitas Pengajaran Terbaik Versi QS 2023

Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menjadi PTN nomor satu di Indonesia dan menduduki peringkat 231 pada pemeringkatan perguruan tinggi terbaik dunia.

Disusul oleh ITB di peringkat kedua dan UI di peringkat ketiga nasional. Di peringkat dunia, ITB menduduki urutan =235 sementara UI pada urutan =248.

Lalu, PTN Indonesia lainnya yang berhasil masuk dalam 1.000 besar universitas terbaik dunia ialah Universitas Airlangga (=369 dunia), IPB University (=449 dunia), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (701-750 dunia), Universitas Padjadjaran (751-800), Universitas Diponegoro (801-1000 dunia), dan Universitas Brawijaya (801-1000).

UGM masuk dalam 17 persen perguruan tinggi terbaik dunia

Menanggapi hasil pemeringkatan ini, Rektor UGM, Ova Emilia mengatakan bahwa sejak tahun 2014, UGM tercatat telah mengalami peningkatan 270 peringkat. UGM mengalami peningkatan peringkat hampir setiap tahun.

Baca juga: Kisah Putri, Siswi Madrasah Anak Petani, Raih Beasiswa Kuliah ke Kanada

Rektor menyampaikan, UGM terus meningkatkan kualitas pelaksanaan Tridarma serta kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan.

Di samping itu, UGM terus memperbaiki proses pengumpulan data dan pelaporan yang menjadi penting bagi rekognisi atas apa yang telah dikerjakan UGM.

“Kita memperbaiki pelaporan dan dokumentasi, program-program yang mendukung ketercapaian indikator juga terus kita galakkan,” imbuhnya seperti dilansir dari laman UGM.

Pada tahun ini UGM masuk dalam 17 persen perguruan tinggi terbaik dunia. Dalam penilaian ini, UGM secara konsisten mengalami peningkatan dari pemeringkatan tahun 2015 hingga tahun 2023.

Dilihat dari pemeringkatan untuk masing-masing indikator, posisi tertinggi didapatkan UGM pada indikator Employer Reputation.

Pada indikator Reputasi Akademik ini UGM berada pada peringkat 149 dunia, naik 65 peringkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Baca juga: 14 Kampus Swasta Indonesia Terbaik se-Asia Versi QS AUR 2022

Penilaian pada indikator tersebut diambil dari QS Global Employer Reputation Survey yang mengevaluasi persepsi dari para penerima kerja terkait perguruan tinggi yang menghasilkan lulusan terbaik.

Sebanyak 99 ribu respons digunakan untuk analisis pada tahun ini.

Sementara itu, peningkatan tertinggi terjadi pada indikator Employer Reputation. Namun demikian, Ova menuturkan UGM akan terus berupaya mendorong peningkatan nilai pada berbagai indikator. Aspek sitasi masih lemah.

“Perlu ada dorongan dari universitas melalui dekan dan perangkat di bawahnya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya sitasi. Selain itu kita akan meningkatkan penelitian lintas perguruan tinggi,” terangnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com