Kompas.com - 31/05/2022, 10:39 WIB

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 telah menyebabkan adopsi internet di Indonesia meningkat tajam. Menurut laporan APJII dan We Are Social pada tahun 2021, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai lebih dari 200 juta penduduk.

Direktur Pemberdayaan Informatika, Bonifasius Wahyu Pudjianto menyebutkan bahwa rata-rata setiap pengguna mengakses internet selama 8 jam 36 menit dalam sehari.

"Ini artinya 37,5 persen dari 24 jam sehari digunakan untuk berinternet,” ujar Bonifasius dalam webinar peluncuran program Asah Digital 2.0, Rabu (25/5/2022).

Sayangnya, peningkatan jumlah pengguna internet di Indonesia belum setara dengan literasi digital yang memadai, terutama terkait menjaga privasi dan keamanan berinternet.

Baca juga: 10 Negara dengan Penduduk Paling Pintar di Dunia, Indonesia Nomor Berapa?

Abai kemanan data pribadi

Menurut riset dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo) bekerja sama dengan Katadata Insight Center di tahun 2021, sebanyak 94 persen masyarakat Indonesia tidak peduli keamanan data pribadinya, dan belum sepenuhnya selektif dalam mengatur akses aplikasi yang memungkinkan pencurian data.

Padahal, Bonifasius menerangkan bahwa kecakapan digital adalah kunci pemanfaatan ruang digital yang produktif.

“Oleh karena itu, pergunakan fasilitas pendidikan literasi digital oleh Meta dan YCAB Foundation seperti Asah Digital ini, untuk terus mempersiapkan diri, menjadi bangsa yang siap dan memimpin di era disrupsi teknologi ini,” tuturnya.

Sebagai salah satu upaya memecahkan persoalan ini, itulah mengapa Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB Foundation) bersama Meta didukung Kominfo dan Do Something Indonesia (DSI) meluncurkan program Asah Digital 2.0.

Program ini memberikan pelatihan untuk membekali guru, orang tua, dan remaja dengan keterampilan keamanan data, berpikir kritis, empati, dan bagaimana memanfaatkan internet secara bijak saat bermedia sosial.

Baca juga: 10 Negara dengan Work-Life Balance Terbaik, Mahasiswa Harus Tahu

Selama 5 tahun berjalan, Think Before You Share dan Asah Digital berhasil menjangkau lebih dari 56.000 penerima manfaat pada 15 provinsi di Indonesia.

Selain itu, melalui kampanye daring bersama DSI, lebih dari 180 juta masyarakat dijangkau secara digital, serta terdapat lebih dari 6.000 unggahan media sosial dilakukan untuk merespon kampanye yang dilakukan.

Sejalan dengan semangat program pendahulunya, Asah Digital 2.0 mengadopsi teknologi digital berupa gamifikasi melalui teknologi Messenger, bernama Messenger Bot Amanda.

Pelatihan literasi digital yang menjangkau banyak kalangan

Messenger Bot Amanda menjadi yang pertama di Asia Pasifik dalam memanfaatkan Messenger dan Chatbot sebagai sarana pelatihan sehingga bisa dengan mudah diakses oleh peserta kapan saja dan di mana saja dengan cara yang mudah dan menyenangkan.

CEO & Founder YCAB Foundation, Veronica Colondam menyampaikan bahwa ada yang istimewa dari pelatihan tahun ini.

"Kami mengadopsi metode gamifikasi yang memanfaatkan fitur Messenger, yakni Messenger Bot Amanda. Kami berharap dengan adanya Messenger Bot Amanda, bisa menjangkau lebih banyak lagi masyarakat Indonesia, khususnya para guru dan pelajar di sekolah,” tutur Veronica.

Baca juga: Beasiswa S1-S2 di Australia 2022, Senilai Rp 125 Juta Per Tahun

Sejalan dengan itu, Manajer Program Kebijakan Meta di Indonesia, Dessy Sukendar menambahkan bahwa Messenger Bot Amanda berisi modul-modul pembelajaran Asah Digital yang disampaikan secara inovatif dan interaktif

"Harapannya dapat digunakan oleh tidak hanya guru dan pelajar, namun masyarakat di seluruh penjuru Indonesia dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran mereka tentang literasi digital khususnya terkait misinformasi, privasi, dan keamanan digital. Hal ini sejalan dengan pilar literasi digital yang diusung oleh Kominfo diantaranya digital skill dan digital safety," ujarnya.

Lebih jauh, YCAB Foundation dan Meta juga menggandeng komunitas Do Something Indonesia (DSI) pada program Asah Digital 2.0 yang berdampak pada lebih dari 100 juta pengguna media sosial di Indonesia.

Webinar Asah Digital dan peluncuran Messenger Bot Amanda diharapkan dapat menjadi katalisator untuk membangun masyarakat digital yang memiliki budaya positif, bijak, dan aman berinternet.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.