Kompas.com - 25/05/2022, 10:51 WIB

KOMPAS.com - Multimedia Nusantara Polytechnic (MNP) bersama dengan 31 politeknik lain di Indonesia mendeklarasikan pembentukan Perkumpulan Politeknik Swasta (Pelita) Indonesia pada Sabtu, 21 Mei 2022 di Tegal, Jawa Tengah.

Saat ini sudah tergabung dalam jaringan komunikasi 49 politeknik swasta dari total 203 politeknik swasta yang ada di Indonesia.

“Saya berharap MNP dapat berkontribusi membangun politeknik swasta di Indonesia dengan terlibat aktif sebagai salah satu pengurus pusat,” ungkap Roy Anthonius, Direktur MNP.

Roy juga memiliki harapan agar calon mahasiswa melihat politeknik merupakan model perguruan tinggi yang tepat untuk menjadi generasi yang bisa diandalkan di industri.

"Hal ini dikarenakan pendidikan di politeknik, termasuk di MNP, berbasis terapan sehingga lulusannya telah dibekali kemampuan yang mumpuni untuk bisa bersaing lebih baik dengan lulusan perguruan tinggi pada umumnya," jelas Roy dikutip dari rilis resmi yang diterima Kompas.com (23/5/2022).

“Semoga mahasiswa yang belajar di politeknik bisa menjadi lulusan yang unggul di tingkat global dalam bidang inovasi terapan untuk mencerahkan kehidupan bangsa,” harap Roy.

Sinergi politeknik swasta

Pada kegiatan pembentukan Pelita Indonesia, juga dilakukan pemilihan ketua, pembentukan struktur organisasi, pembuatan AD/ART, hingga pembuatan program kerja.

Ketua Umum Pelita Indonesia, Akhwanul Akmal mengatakan Pelita Indonesia dibentuk karena belum ada organisasi yang menampung politeknik swasta untuk saling membantu antaranggota mendukung dan menjalankan program yang dibuat pemerintah.

Tujuan utama pendirian Pelita Indonesia adalah untuk menghimpun politeknik swasta untuk bekerja sama agar menjadi perguruan tinggi vokasi yang unggul di Indonesia.

Baca juga: 6 Politeknik Terbaik Milik Kementerian Kesehatan, Ini Daftar Prodinya

Tujuan ini lahir di tengah kondisi bahwa pendidikan vokasi masih perlu dikembangkan secara kolektif melalui komunitas yang bisa saling mendorong pengembangan mutu institusi masing-masing.

"Memang harus saling bahu-membahu, tidak bisa sendiri-sendiri. Sehingga kami membutuhkan organisasi untuk membantu pemerintah dalam mengembangkan sumber daya manusia di Indonesia," tegas Akhwan.

"Sekaligus berkolaborasi untuk mewujudkan perguruan tinggi vokasi yang unggul di Indonesia sehingga semua bersepakat untuk membentuk organisasi,” tambah Akhwan.

Lebih lanjut, seluruh politeknik swasta yang ikut serta dalam deklarasi pembentukan Pelita Indonesia diharapkan bisa berkontribusi untuk mewujudkan tujuan serta program yang dicanangkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.