Kompas.com - 24/05/2022, 11:08 WIB

KOMPAS.com - Berdasarkan Peraturan Mendikbud Ristek RI Nomor 41 Tahun 2021 tentang Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Penyelenggaraan Alih Kredit, Universitas Terbuka (UT) menyelenggarakan RPL untuk masyarakat melanjutkan pendidikan formal.

Permendikbudristek ini juga didukung Peraturan Rektor UT Nomor 900 Tahun 2021.

Terkait hal itu, UT Radio melakukan sosialisasi dengan menyiarkan program Seputar Universitas Terbuka tentang "Memanfaatkan RPL Universitas Terbuka" bersama Ernik Yuliana (Wakil Dekan Bidang Akademik FST) dan Kurnia Endah Riana (Wakil Dekan Bidang Akademik pada FE) pada Selasa, 24 Mei 2022.

Dalam konferensi pers (24/5/2022), Wakil Rektor IV Rahmat Budiman menyampaikan harapannya, "mudah-mudahan hal ini dapat meningkatkan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi di Indonesia."

Hal ini sejalan dengan UT yang tahun ini menargetkan minimal 500 ribu calon mahasiswa dari 3,6 juta siswa SMA dan SMK yang lulus tahun ini.

"Hampir semua program S1 UT sudah menerima RPL," ungkap Rahmat Budiman.

RPL ini sejalan dengan cita-cita mas Menteri, RPL ini bukan mempermudah sertifikat S1 melainkan diberikan sebagai bentuk pengakuan terhadap kompetensi yang dimiliki mahasiswa," tegas Rahmat Budiman.

Mendukung Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Dalam Kurnia Endah Riana (Wakil Dekan Bidang Akademik pada FE) menjelaskan, saat ada 30 prodi di UT yang siap menerima RPL. 

Penyelenggaraan RPL di UT memiliki skema-skema yang dirasakan sangat bermanfaat bagi siapa saja yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana.

Baca juga: Wisuda Unkris: Perguruan Tinggi Harus Adaptif terhadap Perkembangan Zaman

RPL sendiri merupakan pengakuan atas capaian pembelajaran seseorang yang diperolaeh dari pendidikan formal, non formal, informal, dan/atau pengalaman kerja dalam bentuk mata kuliah atau kualifikasi pendidikan ke dalam pendidikan informal.

"Mulai tahun 2021, RPL harus diajukan saat mahasiswa mendaftar. Jadi mata kuliah apa saja yang diakui sudah diketahui di awal," ujar Riana.

Hal ini terkait dengan pelaporan di Dikti mata kuliah yang harus diketahui sehingga saat mengajukan RPL jumlah mata kuliah yang diajukan dapat maksimal, tambah Ernik Yuliana.

"Prinsip dari RPL adalah kesesuaian antara kompetensi dan mata kuliah. Kompetensi itulah yang kita cocokan dengan mata kuliah," jelas Ernik.

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.