Kompas.com - 26/04/2022, 19:50 WIB
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com – Pandemi Covid-19 sudah berlangsung dua tahun lebih. Meski awalnya banyak sektor terkena dampak pandemi Covid-19, saat ini sudah mulai berlahan bangkit kembali.

Termasuk sektor pariwisata yang sempat terpuruk. Namun sektor pariwisata berlahan mulai bangkit kembali.

Hal ini dibahas langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dalam talkshpw yang diadakan Masjid Salman Institut Teknologi Bandung (ITB).

Sandiaga mengatakan, sektor pariwisata merupakan sektor yang sangat potensial bagi pemasukan negara Indonesia.

Baca juga: UGM Luncurkan Situs Anti-Konten Negatif, Masyarakat Bisa Lapor

Pariwisata yang kedepankan kesehatan dan keselamatan

Sebelum pandemi, pada tahun 2018 Indonesia menempati peringkat sembilan sebagai negara dengan pertumbuhan sektor pariwisata tercepat di dunia, nomor tiga di Asia dan nomor satu di Asia Tenggara.

"Setengah abad kita berlomba-lomba untuk meningkatkan jumlah wisatawan dalam hal kuantitas. Namun setelah pandemi kita sekarang mengarah kepada kualitas," terang Sandiaga seperti dikutip dari laman ITB, Selasa (26/4/2022).

Menurutnya, konsep pariwisata halal juga harus bertransformasi. Bagaimana bangsa Indonesia bisa menghadirkan jenis wisata yang mengedepankan kesehatan dan keselamatan.

"Konsep dasar kita tidak berubah tapi pada pola implementasinya akan menyesuaikan," ungkap Sandiaga.

Baca juga: Beasiswa DataPrint 2022 untuk Jenjang SMP-S1, Cek Syaratnya

Kebutuhan wisata halal

Terdapat beberapa pembagian kebutuhan dalam terselanggaranya wisata halal, antara lain:

1. Need to have atau harus dimiliki

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.