Kompas.com - 19/04/2022, 11:26 WIB

KOMPAS.com - Universitas Terbuka (UT) menggelar seri webinar internasional Asosiasi Universitas Terbuka Asia atau Asian Association of Open Universities (AAOU) bertajuk "Challenges and Opportunities of ODL Post-Covid19" (19/4/2022).

Acara diikuti mahasiswa, dosen, serta pemerhati pembelajaran daring atau open and distance learning (ODL) dari berbagai universitas terbuka di Asia seperti Indonesia, China, Korea, Pakistan, Malaysia, Sri Lanka, dan negara Asia lainnya.

Dalam sambutan pembukaan, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim mengungkapkan, saat ini optimisme untuk pulih dari pandemi menjadi semangat yang menggerakkan untuk melompat ke depan.

"Semangat ini kita butuhkan untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang, khususnya untuk perbaikan sistem pendidikan kita," ujar Nadiem.

Nadiem juga menyampaikan, pandemi telah mengubah cara belajar secara drastis di mana adaptasi membutuhkan waktu adaptasi lama dan sulit sehingga membuktikan pendidikan Indonesia belum mampu menghadapi perubahan sangat cepat dalam skala global.

"Dalam hal ini Unversitas Terbuka sudah menjadi contoh bagi kampus-kampus lain. Saya yakin banyak sekali pengalaman dan praktik baik dari Universitas Terbuka yang bisa dibagikan untuk pengembangan sistem pembelajaran yang lebih fleksibel dan akomodatif bagi mahasiswa," kata Mendikbud Ristek.

Bekal pengalaman ini, lanjut Nadiem, harus menjadi bahan refleksi untuk menghadirkan inovasi baru.

"Karena itu, kunci dari berkembangnya Univerasitas Terbuka adalah kampus yang memerdekakan mahasiswa dan dosennya untuk terus berkembang, terus berinovasi. Dengan semangat melompat ke masa depan, mari kita terus bergerak serempak mewujudkan Merdeka Belajar, Kampus Merdeka," pungkas Nadiem Makarim.

Baca juga: Aturan Kemendikbud Terkini, Ortu Boleh Pilih Anak Ikut PTM atau PJJ

UT Asia pascaCovid-19

Rektor UT, Prof. Ojat Darojat, yang juga merupakan President AAOU menjelaskan, perhelatan webinar AAOU 2022 ini merupakan seri kedua yang digelar pihaknya.

"Kami berharap setiap program yang kami inisiasikan dapat memberikan pemahaman dan pengetahuan terkait isu-isu terkini dalam dunia pendidikan tinggi," harap Prof. Ojat.

Prof. Ojat juga berharap, apa yang disampaikan Mendikbud Ristek dapat menjadi motivasi bagi seluruh partisipan yang hadir untuk tetap berinovasi mewujudkan pendidikan tinggi yang lebih baik, khususnya pendidikan tinggi jarak jauh.

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.