Kompas.com - 29/03/2022, 11:31 WIB

KOMPAS.com - Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022 diumumkan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Selasa (29/3/2022) pukul 15.00 WIB.

Setelah resmi diumumkan, calon mahasiswa yang dinyatakan lolos SNMPTN 2022 bisa segera melakukan daftar ulang sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh perguruan tinggi pilihan.

Perlu diingat bahwa siswa yang sudah dinyatakan lolos SNMPTN 2022 dan tidak bisa mengikuti UTBK-SBMPTN 2022.

Ketua LTMPT Prof. Mochamad Ashari mengatakan, jumlah peserta SNMPTN 2022 secara keseluruhan mengalami peningkatan dibanding pelaksanaan SNMPTN 2021.

Baca juga: 20 PTN Penerima Peserta SNMPTN 2022 Terbanyak

Misalnya jumlah sekolah yang melakukan finalisasi di SNMPTN 2022 sebanyak 19.204. Siswa melakukan finalisasi sebanyak 612.049. Dan pendaftar KIP Kuliah sebanyak 151.520.

"Dalam SNMPTN 2022 ada 74 PTN, 11 PTKIN, 1 UT dan 30 Politeknik Negeri yang bisa dipilih calon mahasiswa," kata Prof. Ashari dalam konferensi pers pengumuman hasil seleksi jalur SNMPTN tahun 2022, Selasa (29/3/2022).

Di SNMPTN 2022, ada sejumlah program studi dengan keketatan tertinggi. Keketatan prodi sendiri merupakan perbandingan antara persentase peserta yang diterima dengan jumlah pendaftar.

Baca juga: Cara Melihat Hasil SNMPTN 2022 di Link LTMPT dan 31 Laman Mirror

20 prodi Saintek paling ketat di SNMPTN 2022

Berikut 20 prodi Saintek paling ketat di SNMPTN 2022:

1. Keperawatan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (keketatan 0,99 persen)

2. Teknik Informatika, Universitas Padjadjaran (keketatan 1,09 persen)

3. Gizi, Universitas Sumatera Utara (keketatan 1,16 persen)

4. Farmasi, Universitas Diponegoro (keketatan 1,32 persen)

5. Ilmu Komputer, Universitas Negeri Jakarta (keketatan 1,42 persen)

6. Teknik Informatika, Universitas Hasanuddin (keketatan 1,46 persen)

Baca juga: Kapan Pendaftaran UTBK SBMPTN 2022 Ditutup? Cek Jadwal dan Materi Tes

7. Gizi, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (keketatan 1,54 persen)

8. Psikologi, Universitas Sriwijaya (keketatan 1,56 persen)

9. Farmasi, Universitas Syiah Kuala (keketatan 1,57 persen)

10. Kedokteran Gigi, Universitas Diponegoro (keketatan 1,62 persen)

11. Farmasi, Universitas Padjadjaran (keketatan 1,65 persen)

12. Kedokteran, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (keketatan 1,67 persen)

Baca juga: Amankah Mengonsumsi Pisang Saat Perut Kosong? Ini Kata Guru Besar IPB

13. Farmasi, Universitas Mataram (keketatan 1,71 persen)

14. Farmasi, Universitas Sebelas Maret (keketatan 1,74 persen)

15. Teknologi Informasi, Universitas Sumatera Utara (keketatan 1,76 persen)

16. Teknik Informatika, Universitas Negeri Malang (keketatan 1,77 persen)

17. Teknik Mesin, Universitas Negeri Jakarta (keketatan 1,80 persen)

18. Ilmu Komputer, Universitas Sumatera Utara (keketatan 1,82 persen)

Baca juga: Ini Besaran Bantuan dan Cara Daftar KIP Kuliah 2022 Jalur SBMPTN

19. Informatika, Universitas Sebelas Maret (keketatan 1,84 persen)

20. Psikologi, Universitas Padjadjaran (keketatan 1,84 persen)

Demikian 20 prodi paling ketat rumpun Saintek di SNMPTN 2022. Perlu diingat siswa yang dinyatakan lolos SNMPTN 2022 wajib melakukan daftar ulang di PTN tujuan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.