Terima Kunjungan PTS LLDikti XIV, Ukrida Gaungkan "Jakarta dan Papua untuk Indonesia"

Kompas.com - 19/03/2022, 10:54 WIB

Lidia juga menyampaikan, tidak ada batasan semester untuk memulai program MBKM, asalkan ada kesiapan dari diri para mahasiswa. "Kurikulum yang mendukung dan fleksibel, program MBKM bisa dilaksanakan," tegasnya.

"PR utama bagi kebanyakan kampus adalah membenarkan kurikulum. Kebanyakan kampus memulai dari semester lima, yang terpenting tidak ada masalah dalam mengkonversi dan menyetarakan, entah ke free form, structured form, ataupun blended form," kata Lidia menjelaskan.

Dalam pelaksanaannya, tambah Lidia, perlu dibentuk Tim Satgas (satuan tugas) sebagai penanggung jawab yang bertugas membantu setiap langkah, mulai dari pendaftaran hingga mahasiswa mendapat pengumuman diterima, serta melakukan evaluasi dan pengawasan.

"Langkah implementasi pun tidak harus dilakukan semua, semakin sedikit justru semakin baik," saran Lidia.

Dalam kesempatan saling berbagi pengetahuan dan pengalaman tersebut mengemuka berbagai permasalahan, khususnya yang dihadapi PTS dari LLDikti XIV mulai dari persoalan adat dalam pelaksanaan pendidikan, penerapan MBKM, hingga finansial.

Oktavia, Wakil Rektor II Ukrida yang membidangi keuangan turut memberikan sumbang saran dalam diskusi grup tersebut.

Gaungkan "Jakarta dan Papua untuk Indonesia"

Selain para pimpinan Ukrida, perwakilan mahasiswa Ukrida, Vincent dan Tirza turut berbagi  pengalaman dalam mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, termasuk tantangan mengajar di sekolah-sekolah yang belum terakreditasi dan minim fasilitas.

Koordinator BKP (Bentuk Kegiatan Pembelajaran) Magang, Olfien Wilsyie Riruma mengatakan BKP Magang dan BKP Studi Independen merupakan paling banyak diminati mahasiswa. "Memang sebelumnya harus sangat cermat dalam memahami aturan main dan mengkoordinasikannya dengan mahasiswa peserta," jelasnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Petrus I. Suripatty, Wakil Rektor Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire yang dalam kunjungan menjabat sebagai Ketua Kelompok 8. Ikut mendampingi Prita Ekasari, Sub Koordinator Pendidik dan Tenaga Kependidikan LLDikti III Jakarta.

Di akhir kunjungan, Lidia Sandra menyampaikan, pihaknya akan senang hati memberikan bantuan membantu dan menjalin kerja, termasuk wacana pertukaran dosen ke depan.

Baca juga: 3 Pesan Najelaa Shihab ke Mahasiswa Kampus Merdeka

"Ukrida menempatkan diri dalam posisi mewujudkan semboyan Lead to Impact dalam membagi pengalaman," ujar Lidia.

"Selain itu juga tetap mendukung upaya mencerdaskan bangsa sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang. Dengan tekad yang sama pula menggaungkan 'Jakarta dan Papua untuk Indonesia, dalam mengimplementasikan MBKM," pungkas Lidia.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.