Taufan Teguh Akbari
Pengamat Kepemimpinan dan Kepemudaan

Pengamat dan praktisi kepemudaan, komunikasi, kepemimpinan & komunitas. Saat ini mengemban amanah sebagai Wakil Rektor 3 IKB LSPR, Chairman Millennial Berdaya Nusantara Foundation (Rumah Millennials), Pengurus Pusat Indonesia Forum & Konsultan SSS Communications.

Learning Loss, Kurikulum Prototipe dan Aspirasi Karier Talenta Muda

Kompas.com - 16/02/2022, 08:30 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

SALAH satu sekolah yang ada di Bengkulu mengadakan sebuah project yang bernama Suara Demokrasi.

Tujuan dari project tersebut adalah ingin memberikan edukasi tentang bagaimana pelajar menggunakan hak pilihnya.

Project ini berkolaborasi dengan KPU Bengkulu Selatan mengadakan simulasi bagaimana pemilihan yang demokratis.

Project yang dilakukan oleh SMAN 3 Bengkulu Selatan merupakan bagian dari kurikulum prototipe, kurikulum yang sedang dikembangkan oleh Kemendikbudristek.

Kurikulum ini dibuat sebagai respons terhadap isu learning loss yang menjadi permasalahan pendidikan di Indonesia sekarang.

Selama pandemi COVID-19, banyak pelajar yang kurang mendapatkan akses belajar akibat kurangnya akses infrastruktur.

Kurikulum ini direncanakan akan menjadi kurikulum nasional tahun 2024. Sepanjang tahun 2021, sebanyak 2.500 sekolah yang tergabung sebagai sekolah penggerak telah mengimplementasikan kurikulum prototipe ini.

Tahun ini, semua sekolah punya kesempatan menerapkan kurikulum ini. Tentunya kita berharap bahwa semua sekolah akan menerapkannya melihat banyak keuntungan dari kurikulum prototipe.

Uji coba kurikulum prototipe

Ketika berbicara pendidikan, negara yang paling sering menjadi rujukan adalah Finlandia.

Salah satu fitur pendidikan mereka yang cukup menarik adalah kebebasan untuk memilih mata pelajaran yang disukai.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.