Kemendikbud: Dunia Kampus dan Dunia Kerja Ibarat Tom and Jerry, Tidak Sesuai

Kompas.com - 02/02/2022, 17:37 WIB

KOMPAS.com - Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Plt. Dirjen Diktiristek), Nizam mendorong perguruan tinggi agar bisa menyesuaikan diri dan mencetak lulusan yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

Menurut Nizam, meskipun kurikulum pendidikan tinggi selalu disesuaikan, namun hal tersebut masih tidak relevan dengan perkembangan zaman yang bergerak cepat.

Lantaran kurikulum yang disesuaikan setiap lima tahun adalah hasil evaluasi untuk lima tahun sebelumnya, sedangkan lima tahun ke depan dunia sudah berubah.

“Jika dianalogikan, ini seperti kartun Tom and Jerry, antara dunia pendidikan tinggi dan dunia kerja selalu kejar-kejaran dan tidak pernah sesuai,” ujar Nizam pada acara silaturahmi Asosiasi Badan Penyelenggaraan Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) Wilayah Sulawesi Selatan di Hotel Claro Makassar, seperti dilansir dari laman Dikti Kemdikbud.

Baca juga: Kemendikbud Buka Beasiswa S3 bagi Dosen, di Harvard hingga Oxford

Perguruan tinggi harus berani tinggalkan zona nyaman

Ia menegaskan, perguruan tinggi dituntut untuk dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman yang sangat dinamis. Untuk itu, perguruan tinggi harus berani berubah dan meninggalkan zona nyamannya.

“Perguruan tinggi harus bisa menyesuaikan diri dan mencetak lulusan yang sesuai dengan kebutuhan zaman,” ungkap dia.

Nizam pun menyampaikan bahwa pilihan terbaik dalam menyiapkan lulusan yang sesuai dengan perkembangan zaman adalah melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Perguruan tinggi, dunia industri, dan pemerintah bersinergi dalam upaya menyambungkan pendidikan dengan berbagai aspek kehidupan di masyarakat melalui berbagai kegiatan hasil implementasi MBKM yang dapat dilakukan oleh mahasiswa.

“Dunia berkembang begitu cepat, banyak pekerjaan yang kini digantikan oleh mesin. Baik perguruan tinggi maupun industri tidak tahu apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Karena itu, SDM unggul perlu kita siapkan bersama,” tegasnya.

Baca juga: 10 Negara dengan Penduduk Paling Pintar di Dunia, Indonesia Nomor Berapa?

Mesin mulai ambil alih pekerjaan manusia

Dalam rangkaian kunjungan di Makassar, Plt. Dirjen Diktiristek juga berkesempatan meresmikan Perpustakaan Pusat Universitas Bosowa (Unibos) Makassar dan memberikan kuliah umum dengan tema Optimalisasi Pemagangan dan Penggunaan Laboratorium dalam Mendukung Program MBKM, Sabtu (29/1/2022).

Nizam turut memberikan motivasi bagi mahasiswa Unibos terkait tantangan dalam menciptakan angkatan kerja yang kreatif dan inovatif. Pasalnya, saat ini mesin mulai mengambil alih pekerjaan manusia. Oleh karena itu, mahasiswa dituntut dapat melihat dan menciptakan dunia baru melalui program MBKM.

Nizam menjelaskan banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengenalkan mahasiswa pada ‘laboratorium’ sesungguhnya yang berada di masyarakat. Salah satunya melalui program magang bersertifikat yang dapat memberikan gambaran bagi mahasiswa dalam memasuki dunia kerja.

“Baik mahasiswa maupun industri akan diuntungkan melalui program magang. Mahasiswa berkesempatan mencicipi bagaimana rasanya dunia kerja, sementara industri juga dimudahkan untuk mencari talenta-talenta baru. Ketika industri merasa cocok, maka bisa saja langsung direkrut setelah mahasiswa tersebut lulus,” ujarnya.

Baca juga: 5 Beasiswa S2-S3 Tanpa Batas Usia, Kuliah Gratis dan Biaya Hidup

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.