Kompas.com - 30/01/2022, 09:41 WIB

KOMPAS.com - Eduversal Indonesia secara resmi telah membuka kegiatan kompetisi matematika internasional "Komodo Math Festival 2022" pada grand launching yang diadakan  Sabtu, 29 Januari 2022 secara daring dan diikuti 480 lebih partisipan dalam dan luar negeri.

Rencananya, "Komodo Math Festival 2022" akan digelar pada 29 Januari hingga 16 April 2022 dengan menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari kompetisi, webinar, kuis mingguan, hingga video tutorial pelatihan guru, dan kegiatan lainnya.

Dalam acara peluncuran, Adhy Soeryo Dharmawan selaku moderator acara menjelaskan, komodo dipilih sebagai maskot festival matematika internasional karena hewan asli Indonesia ini memiliki beberapa kelebihan yakni kecakapan, kelincahan, kemampuan merawat diri, dan kemampuan bertahan hidup, yang merupakan sifat-sifat penting di era pandemi sekarang ini.

Secara khusus juga "Komodo Math Festival" tahun ini mengangkat tema “A Playing Ground for Agile Young Minds” dengan harapan dapan menghadirkan matematika sebagai pembelajaran yang menyenangkan.

President Komodo Math Festival 2022 Tian Abdul Aziz menyampaikan, "event ini bukan sekadar kompetisi matematika, tetapi juga hal yang dapat diaplikasikan. Kalian akan dihadapkan pada soal-soal yang menantang, menstumulasi pikiran, namun sekaligus menyenangkan."

"Tujuan kami menghadirkan Komodo Math Festival agar setiap orang dapat menyadari bahwa matematika sesungguhnya menyenangkan. Sisi lain kami juga ingin mempromosikan pariwisata Indonesia. Indonesia bagaikan surga di dunia," tambah Tian lagi.

Baca juga: Bukan Sekadar Hitung-hitungan, LOGIKA UI Perkenalkan Matematika sebagai Seni Berlogika

Hadirkan matematika yang menyenangkan

Dalam kesempatan sama, Rizal Alfian, perwakilan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikbud Ristek, memberikan apresiasi kepada Eduversal Indonesia yang menggelar event kompetisi matematika internasional ini.

"Kami mengapresiasi Eduversal yang terus mendukung dan memotivasi siswa untuk tidak pernah menyerah, terus berprestasi dan tetap berjuang di tengah pandemi. Nyatanya, siswa-siswa kita mampu meraih berbagai prestasi dan tetap berpikir positif di tengah kondisi saat ini," ungkap Rizal.

Rizal menambahkan, matematika menjadi salah satu ilmu sains yang sangat penting dalam membangun peradaban dan menjadi "jembatan" bagi beragam disiplin ilmu.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.